Bupati Lebong Soroti Penyajian Data Renstra Disperkan

Senin, 19 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FajarBengkulu.com, Lebong – Dalam rangka percepatan pelaksanaan visi misi dan program Pemkab Lebong 2021-2024. Terhitung mulai Senin (19/04/2021), Bupati Lebong Kopli Ansori dan Wabup Lebong Fahrurrozi didampingi jajaran Bappeda Lebong, melaksanakan rapat kerja pembahasan rencana strategis (Renstra) secara door to door ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menariknya, Senin (19/04/2021) sekitar Pukul 13.00 WIB saat giliran Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong. Setelah mendengarkan pemaparan masing-masing bidang Disperkan. Bupati Lebong Kopli Ansori tidak bisa menyembunyikan kekesalannya karena penyampaian data renstra Disperkan dinilai tidak dilengkapi data konkrit.

“Bingung kita mau rapat Renstra kalau data seperti ini. Dari awal saya tidak melihat data konkrit yang disampaikan (Disperkan,red), kalau kita tidak punya data dasar bagaimana kita mau menyusun progres peningkatannya. Seyogyanya pertanian itu harus menguasai, mulai dari luas wilayah berapa titik irigasi, berapa jumlah jaringan irigasi yang ada dan berapa lagi yang harus dikerjakan,” sampai Bupati Kopli dalam rapat dengan nada kesal.

Rapat kerja pembahasan rencana strategis (Renstra) secara door to door ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Bahkan dalam rapat tersebut, Bupati Kopli Ansori menyampaikan, program kerja yang disampaikan jajaran Disperkan, menurutnya kebanyakan terkesan asal dalam membuat program, tanpa didukung dengan data-data yang lengkap.

Apalagi dalam kesempatan tersebut, Bupati Kopli Ansori dengan gamblang menyampaikan bahwa penekanan dalam pelaksanaan visi dan misi dirinya bersama Wabup Lebong Fahrurrozi adalah peningkatan kualitas pertanian merupakan prioritas mereka berdua.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media terkait penyajian data yang tidak lengkap oleh jajaran Disperkan Lebong tersebut, Bupati Kopli Ansori terkesan masih menutupi dan menyampaikan secara diplomatis bahwa pihak Disperkan sudah menyampaikan data Renstranya, namun masih belum lengkap.

“Sebenarnya bukan tidak ada (data,red), memang dengan gaya kami yang menekan, kalau datanya belum lengkap kami sampaikan belum ada dan kami katakan belum puas. Memang sengaja kita jemput bola bahas Renstra ke OPD-OPD, biar lebih cepat pencapaian program visi misi kami,” singkat Kopli Ansori yang didampingi Wabup Lebong Fahrurrozi.[BD1]

Baca Juga

Musorkab KONI Resmi Dibuka Bupati Lebong, Target Prestasi 2027 Disorot
Usia 23 Tahun, Dzaky Nahkodai KONI Kabupaten Lebong 2026-2030
Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik
Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun
Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa
Pilkades Serentak, Ratusan Calon Kades Sepakat Kondusif dan Demokrasi
​Respon Bupati Terkait Oknum Pejabat Lebong Berstatus Tersangka
Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari

Baca Juga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Musorkab KONI Resmi Dibuka Bupati Lebong, Target Prestasi 2027 Disorot

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Usia 23 Tahun, Dzaky Nahkodai KONI Kabupaten Lebong 2026-2030

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa

Berita Terbaru