fajarbengkulu, lebong — Di tengah gemuruh semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda, babak baru dunia olahraga Kabupaten Lebong resmi dimulai. Bupati Lebong, H. Azhari, SH, MH, secara khidmat membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Lebong periode 2026–2030 di Aula Hotel Pangeran Kelurahan Amen, Rabu (28/10/2026) siang.
Ajang penting yang menentukan arah nakhoda baru KONI Lebong ini dihadiri oleh jajaran penting daerah dan provinsi. Tampak hadir Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu, Dalih Sukma, S.Sos., Plt. Kepala Disparpora Lebong Rachman, SKM, MKM, M.Si., Kepala Disdikbud Lebong Indra Gunawan, S.Pi., serta Ketua KONI Lebong periode 2022–2026, Deston Nusantara, bersama seluruh pengurus cabang olahraga (Pengkab Cabor) se-Kabupaten Lebong. Kehadiran kandidat calon Ketua KONI Lebong, Muhammad Dzaky Chairy Azhari, SH, M.Kn., turut menambah semarak jalannya musyawarah.
Ditemui usai pembukaan, Bupati Azhari menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Lebong dalam mengawal pembinaan atlet-atlet berbakat demi mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi.
”Hari ini adalah hari bersejarah, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Kehadiran perwakilan KONI Provinsi menjadi bukti nyata perhatian terhadap masa depan olahraga di Lebong,” ujar Bupati Azhari penuh antusias.
Orang nomor satu di Lebong itu menaruh harapan besar agar kepengurusan KONI yang baru nantinya mampu mengoptimalkan potensi dari 18 cabang olahraga yang ada. Ia bahkan memberikan contoh inspiratif tentang atlet renang asal Lebong yang sukses menyabet medali emas, meski hingga kini daerah tersebut belum memiliki fasilitas kolam renang khusus standar atlet.
”Jika tanpa fasilitas lengkap saja kita sudah mampu mencetak prestasi luar biasa, bayangkan jika kita memberikan dukungan yang lebih maksimal. Potensi anak-anak kita sangat besar!” tegasnya.

Mengingat sejarah manis masa lalu di mana Lebong sempat merangsek ke peringkat kelima se-Provinsi Bengkulu, Bupati Azhari menantang kepengurusan baru untuk melampaui pencapaian tersebut. Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran pengurus KONI periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras mereka.
Kabar baik turut disampaikan terkait dukungan finansial. Meski pada tahun 2026 alokasi anggaran untuk KONI belum tersedia, Bupati Azhari memastikan bahwa keran pendanaan akan dibuka lebar pada tahun 2027. Ia mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memprioritaskan kebutuhan anggaran KONI dalam Rencana Keuangan Daerah.
“Semua lini harus kitagerakkan. Kita ingin Kabupaten Lebong bisa berdiri sejajar, bahkan melampaui kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Bengkulu, khususnya melalui gemilang prestasi olahraga,” pungkasnya penuh optimisme.









