BPK Mulai Periksa, Banyak Pejabat Ajukan Pindah, Ada Apa Dengan Lebong?

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung BPK RI

Gedung BPK RI

fajarbengkulu, – Seperti yang sudah diketahui bahwa Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sedang melakukan pemeriksaan pendahuluan di Kabupaten Lebong di bujan februari 2025 ini, tetapi anehnya pejabat eselon, kepala dinas serta beberapa staff di keadministrasian pemerintah terindikasi berbondong-bondong melakukan pengajuan pindah tempat kerja.

Seperti dilansir dari curupekspress.disway.id, mantan Plt kepala  BKPSDM Beny Kodratullah menyampaikan usulan pindah puluhan ASN di jajaran pemkab Lebong mayoritas mengajukan pindah ke Provinsi Bengkulu. Selain itu, ada juga beberapa ASN yang mengajukan pindah tugas ke kabupaten tetangga seperti Bengkulu Utara dan kabupaten Rejang Lebong.

“ASN yang mengajukan pindah tugas ini mayoritas dengan pangkat eselon III mulai dari Camat, Kepala Bidang dan lainnya. Selain itu ada juga  pejabat eselon IV dan juga eselon II”, ujar Beny Kodratullah.

Beberapa usulan pindah tugas tersebut, kata Beny, disampaikan sejak dua bulan terahir pasca dilaksanakannya Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ), hingga nama-nama yang sudah mengajukan berjumlah sekira 50 ASN yang pada saat menjabat jelas sudah mengetahui dan diangkat sumpah dengan dasar  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Dan juga kutipan dari corak.co.id bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah tiba di Kabupaten Lebong untuk menjalankan tugas audit terhadap laporan keuangan daerah tahun sebelumnya. Hal ini dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong, Riswan Efendi, pada Jumat (07/02/2025).

“BPK ini kan mempunyai tugas setiap tahun itu sesuai dengan tupoksi mereka, yaitu melakukan audit terhadap laporan keuangan daerah tahun sebelumnya,” ungkap Riswan Efendi.

Menurutnya, tim auditor dari BPK telah mulai bekerja di Kabupaten Lebong untuk melakukan audit belanja atau pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran oleh pemerintah daerah.

“Kedatangan mereka ke Lebong sekarang ini dalam rangka audit pendahuluan selama 40 hari ke depan. Mungkin nanti setelah ini baru mereka melakukan audit terinci lagi,” jelasnya.

Riswan juga mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi sampel audit agar bersikap kooperatif dengan memberikan data yang dibutuhkan.

Himbauan kooperatif yang sampaikan berbanding terbalik pada saat ditemukan beberapa pejabat yang mangajukan pindah kerja. Sedangkan Kabupaten Lebong berkali-kali adalah penerima Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. (**/Act)

Baca Juga

Asyik Mancing, Motor Warga Amen Malah Raib Digasak Maling
Penghujung Rabiul Awal Masjid Al Ikhlas Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448H
Polsek Manna Himbau Warga Hindari Pembakaran Lahan
Bupati Azhari Buka Tahapan Pilkades Seretak, 1 Kecamatan Laksanakan Colek
HUT Kejaksaan RI Ke 81, Kapolres BS Kunjungi Kejari Manna
Peringati Maulid Nabi, Bupati Lebong: Jadikan Keteladanan Rasulullah Cerminan Pelayanan Publik
Pupuk Subsidi Penyaluran Tak Maksimal, Masyarakat Curhat di Reses DPRD Lebong Dapil II
DPRD Lebong Ketuk Palu APBD Perubahan Kabupaten Lebong 2026

Baca Juga

Kamis, 10 September 2026 - 16:17 WIB

Asyik Mancing, Motor Warga Amen Malah Raib Digasak Maling

Rabu, 9 September 2026 - 22:55 WIB

Penghujung Rabiul Awal Masjid Al Ikhlas Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448H

Rabu, 9 September 2026 - 20:03 WIB

Polsek Manna Himbau Warga Hindari Pembakaran Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 11:01 WIB

Bupati Azhari Buka Tahapan Pilkades Seretak, 1 Kecamatan Laksanakan Colek

Rabu, 2 September 2026 - 22:26 WIB

HUT Kejaksaan RI Ke 81, Kapolres BS Kunjungi Kejari Manna

Berita Terbaru

Konferensi Pers di Polres Lebong

Daerah

Asyik Mancing, Motor Warga Amen Malah Raib Digasak Maling

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:17 WIB

Daerah

Polsek Manna Himbau Warga Hindari Pembakaran Lahan

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:03 WIB