Jalan Desa Lokasari Bolong, Roda Empat Tak Bisa Melintas

Senin, 18 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

fajarbengkulu, Lebong – Hujan yang mengguyur daerah Lebong beberapa hari ini ternyata berdampak dibeberapa daerah, disekitaran jalur sungai uram ketinggian air melonjak dan menggenang jalan hingga kepemukiman warga, sedangkan didesa Talang Liak, air juga menggenang jalan lintas provinsi dengan ketinggian sekiranya 40cm.

Belum tuntas dengan musibah diatas, ditambah dengan jalan yang menghubungkan antara pasar Muara Aman dengan Desa Lebong Tambang dan Kampung Gandung tepatnya di desa Lokasari Kecamatan Lebong Utara, jalan yang diduga lintasan siring ini bolong. Diduga gerusan air karena dibawah siring tersebut posisi tanah landai dan miring hingga tergerus air.

Septo, Owner Bumbu Rumahan yang merupakan salah satu warga desa yang sekaligus Ketua BPD Lokasari menjelaskan apabila jalan tersebut sudah bolong sekiranya pukul 16.00 WIB hari sore minggu (18/10), hujan juga sedang deras derasnya hingga untuk kendaraan roda empat tidak dapat melintasi jalan tersebut.

“Kalau kendaraan roda dua masih bisa melintasi melalui pinggir, tapi kalo roda empat mungkin alternatif lain kalau bisa melewati Kelurahan Kampung Jawa, simpang Aliyah atau Dusun Pondok Cina,” jelas Septo.

Selain bahu membahu dengan warga untuk menutup jalur jalan, seperti memberi pot bunga, bambu serta kayu melintang, Septo juga menghimbau untuk tetap hati hati bagi roda dua saat melintas, karena cuaca tidak menentu serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Demi kebaikan bersama tetap hati-hati dalam berkendara yang melintas jalan desa Lokasari, apalagi cuaca tak menentu,” imbuhnya lagi

Untuk memberikan informasi lanjutan kepada pengendara, warga setempat memberikan palang alakadarnya dilokasi dan di setiap simpang jalan yang menuju jalan bolong tersebut, diantaranya simpang tiga lokasari atau diatas Gereja serta di simpang tiga yang menghubungkan Desa Lokasari, Lebong Tambang dan Desa gandung. (Act)

Baca Juga

Tanpa Anggota Dishub, Satlantas Polres Lebong Urai Kemacetan di Pasar Rakyat
Almanak Merah, Jalan Dari dan Menuju Pasar Rakyat Macet Parah
Pemkab Bongkar Usaha Warem Yang Diduga Tak Punya Izin, Masyarakat Dan Ulama Di BS Dukung Penuh Dan Beri Apresiasi
Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Bengkulu Selatan Panen Jagung Kuartal IV
Diberi Surat Peringatan Pemkab BS, Pemilik Warem Minta Relokasi Pengalihan Usah Kuliner dan Siap Bongkar Sendiri
Pemuda Muhammadiyah BS Dukung Langkah Pemkab Bongkar Warung Remang, Apdian Utama : Jangan Tebang Pilih!
Selamat Datang Kapolsek Seginim IPTU. Walington Sinurat, Selamat Bertugas Di Tempat Yang Baru IPTU. Priyanto SH
Melanggar Perda No 02 Tahun 2018, Pemkab BS Tegas Akan Menutup Warem Berpotensi Mengganggu Ketertiban Masyarakat, Pemilik Di Beri Waktu 3 × 24 Jam Untuk Membongkar!

Baca Juga

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:37 WIB

Tanpa Anggota Dishub, Satlantas Polres Lebong Urai Kemacetan di Pasar Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:39 WIB

Almanak Merah, Jalan Dari dan Menuju Pasar Rakyat Macet Parah

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pemkab Bongkar Usaha Warem Yang Diduga Tak Punya Izin, Masyarakat Dan Ulama Di BS Dukung Penuh Dan Beri Apresiasi

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:35 WIB

Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Bengkulu Selatan Panen Jagung Kuartal IV

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:25 WIB

Pemuda Muhammadiyah BS Dukung Langkah Pemkab Bongkar Warung Remang, Apdian Utama : Jangan Tebang Pilih!

Berita Terbaru

Pegawai pajak yang terjaring KPK

Kriminal

Deretan Harta Oknum Pegawai Pajak yang Terjaring KPK

Senin, 12 Jan 2026 - 06:56 WIB