Pemkab Lebong Sambut Jamaah Haji, “Semoga Mabrur dan Mabrurroh”

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lebong Sambut Jamaah Haji

Bupati Lebong Sambut Jamaah Haji

fajarbengkulu, – Jamaah Haji Lebong tiba senin (16/06/2025) disambut langsung oleh Bupati Lebong Azhari, S.H., M.H., Wakil Bupati, Pj Sekda, berserta seluruh pemerintah Kabupaten Lebong, dan juga keluarga dari jamaah haji.

Bupati Lebong Azhari, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah haji asal Kabupaten Lebong yang telah kembali ke tanah air. Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu jamaah haji asal Rimbo Pengadang saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.

“Selamat kepada para jamaah. Insyaallah mereka semua menjadi haji yang mabrur dan mabrurrah,” sambut.

Saat pemberangkatan bulan mei yang lalu, Pemerintah Kabupaten Lebong melepas keberangkatan sebanyak 95 orang jamaah. Namun, ada satu jamaah yang tidak dapat kembali ke Lebong karena meninggal dunia.

“Harapan kami waktu itu semuanya kembali, tetapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Jadi, salah seorang jamaah haji dari Rimbo Pengadang umur kurang lebih 70 tahun atas nama Sahrul Hadi bin Salna meninggal dunia di Madina,” ujarnya.

Jamaah Haji Kabupaten Lebong tiba di Masjid Agung

 

“Atas kepulangan beliau mendahului kita, tentu selain dari keluarga, kami juga turut berdukacita dan mendoakan semoga almarhum dalam keadaan husnul khotimah. Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Dan juga, suatu hal yang langka bisa meninggal dunia di tempat yang suci di Madinah atau Mekah,” lanjutnya.

Bupati Azhari berharap, sekembalinya para jamaah ke tanah air, mereka membawa perubahan positif dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

Antusias keluarga jamaah menunggu kedatangan keluarga tercinta

“Mereka ini adalah, insyaallah sebagai haji yang mabrur dan mabrurlah, kembali kepada masyarakat, tentu ada perubahan, tingkah laku dan sebagainya. Mereka sebelum menyandang gelar haji atau hajah, setelah mereka kembali, bagaimana dalam ritual pelaksanaan haji selama ini, tentu ada beberapa ritual-ritual atau rukun-rukun yang mereka lakukan dan itu tidak gampang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa untuk bisa ikut dalam jamaah haji saja butuh waktu tunggu yang panjang.

“Untuk ikut dalam jamaah haji ini saja kurang lebih sampai 20 atau 30 tahun. Nah kesempatan itu langka, setelah mereka kembali kepada masyarakat, mereka berbaur kembali dengan masyarakat dan terjadi perubahan,” tutupnya.(Act)

Baca Juga

Ungkap Peredaran Narkoba Di Bumi Sekundang, Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan Berhasil Amankan Pelaku dan Puluhan Paket Sabu
Aksi Ninja Sawit Kepergok Warga, Polsek Manna Amankan Dua Pelaku
Pastikan Seluruh Personel Tetap Dalam Kondisi Prima, Polres Bengkulu Selatan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun 2026
Diduga Hanya Formalitas, Surat Himbauan Pembongkaran Warem di BS Tak Dihiraukan Warga, Warem Kembali Beroprasi!
Polda Bengkulu Gaungkan GEMPAR GEMPITA ASRI, Bersih Pantai dan Kota Serentak di 38 Titik
AMJ Kecam Premanisme Terhadap Jurnalis di Pantai Zakat Bengkulu, HP Wartawati Dirampas!
Azhari Lepas 353 CPNS Lebong Untuk Ikuti Latsar
Mandi Di Wisata Pemandian Lubuk Langkap, Seorang Pelajar Tewas Tenggelam Hanyut Terbawa Arus

Baca Juga

Jumat, 10 April 2026 - 12:05 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba Di Bumi Sekundang, Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan Berhasil Amankan Pelaku dan Puluhan Paket Sabu

Kamis, 9 April 2026 - 08:08 WIB

Aksi Ninja Sawit Kepergok Warga, Polsek Manna Amankan Dua Pelaku

Jumat, 3 April 2026 - 06:33 WIB

Pastikan Seluruh Personel Tetap Dalam Kondisi Prima, Polres Bengkulu Selatan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun 2026

Rabu, 1 April 2026 - 14:03 WIB

Diduga Hanya Formalitas, Surat Himbauan Pembongkaran Warem di BS Tak Dihiraukan Warga, Warem Kembali Beroprasi!

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:59 WIB

Polda Bengkulu Gaungkan GEMPAR GEMPITA ASRI, Bersih Pantai dan Kota Serentak di 38 Titik

Berita Terbaru