Viral! Wartawan Kepahiang Dikurung 30 Menit Saat Konfirmasi Kasus

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, BENGKULU – Dugaan intimidasi terhadap wartawan terjadi di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Seorang jurnalis, Hendri Irawan, melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Kepahiang.

Laporan tersebut tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan Masyarakat Nomor: STPL/DUMAS/11/IV/2026/Polres Kepahiang/Polda Bengkulu, tertanggal 30 April 2026.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepahiang.

Saat itu, Hendri bersama sejumlah rekan wartawan—Angga, Alex, Bagus, Rahmat, Ferik, Bima, dan Jimmi—mendatangi kantor tersebut untuk melakukan konfirmasi terkait dugaan kasus pelecehan yang melibatkan oknum berinisial ZL dalam kegiatan Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Kepahiang.

Berdasarkan keterangan dalam laporan, awalnya rombongan wartawan dipersilakan masuk ke ruangan Kepala Dinas PMD. Namun situasi mendadak berubah tegang saat mereka mulai menyampaikan maksud kedatangan.

Oknum yang dilaporkan diduga emosi, lalu menutup dan mengunci pintu ruangan dari dalam. Bahkan, kunci ruangan disebut sempat dibuang keluar melalui jendela, membuat para wartawan tidak dapat keluar.

Dalam kondisi tersebut, oknum itu juga diduga melontarkan ancaman, “Jangan ada yang merekam. Kalau sampai keluar aku bekasus, aku akan datang dan mencari satu-satu.”

Hendri bersama rekan-rekannya disebut berada dalam ruangan terkunci selama kurang lebih 30 menit, sebelum akhirnya pintu dibuka dan mereka diperbolehkan keluar.

Merasa terintimidasi, Hendri Irawan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kepahiang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk, S.I.K., membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), Wibowo Susilo, S.E., menegaskan pihaknya siap mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami sangat menyayangkan adanya dugaan intimidasi terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. AMJ akan mengawal kasus ini agar diproses sesuai hukum yang berlaku dan menjadi perhatian serius semua pihak,” tegas Wibowo.

Kasus ini pun menjadi sorotan, mengingat pentingnya perlindungan terhadap jurnalis serta kebebasan pers dalam menjalankan tugas peliputan.(Tjm)

Baca Juga

Musorkab KONI Resmi Dibuka Bupati Lebong, Target Prestasi 2027 Disorot
Usia 23 Tahun, Dzaky Nahkodai KONI Kabupaten Lebong 2026-2030
Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik
Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun
Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa
Pilkades Serentak, Ratusan Calon Kades Sepakat Kondusif dan Demokrasi
​Respon Bupati Terkait Oknum Pejabat Lebong Berstatus Tersangka
Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari

Baca Juga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Musorkab KONI Resmi Dibuka Bupati Lebong, Target Prestasi 2027 Disorot

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Usia 23 Tahun, Dzaky Nahkodai KONI Kabupaten Lebong 2026-2030

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa

Berita Terbaru