Setelah Putusan Pra Peradilan, Kejari Lebong Harap TR Kooperatif

Senin, 2 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Lebong Arief Indra Kusuma Adhi, SH., M.Hum.,  beserta Jaksa lain saat memberikan keterangan

Kepala Kejaksaan Negeri Lebong Arief Indra Kusuma Adhi, SH., M.Hum., beserta Jaksa lain saat memberikan keterangan

fajarbengkulu, Lebong – Putusan Pengadilan Negeri (PN) Tubei dengan agenda sidang pra peradilan yaitu penolakan TR sebagai tersangka  yang dilaksanakan Pengadilan Negeri Tubei Senin (02/08) dilaksanakan sekiranya pukul 11.00 WIB dihadiri oleh kuasa hukum Pemohon dan pula dari Termohon, setelah dibacakanya putusan tersebut akhirnya hakim Jona Agusmen, SH sebagai hakim tunggal dipersidangan menolak semua ajuan dari Pemohon.

TR Menolak ditetapkan sebagai tersangka serta mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Tubei. Sebelumnya TR bersama 4 orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Lebong pada 7 Juli 2021 lalu atas kasus dugaan korupsi yang terjadi di Sekretariat DPRD Lebong tahun anggaran 2016 silam. Dari 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, hanya TR yang memilih untuk menempuh jalan praperadilan, sementara 4 lainnya mengikuti proses hukum yang saat ini masih berjalan di Kejari Lebong.

Dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Lebong Arief Indra Kusuma Adhi, SH., M.Hum., saat diwawancarai media mengatakan, Pernyataan dan keputusan Pengadilan Negeri Tubei melalui hakim  yang menolak argumen serta gugatan dari TR sudah benar dan sah, kami selaku tim penyidik tetap melaksanakan jadwal dan langkah-langkah dalam menyelesaikan kasus ini.

“Keputusan dari Hakim sudah benar dan sah, kami selaku tim penyidik tetap melaksanakan langkah-langkah selanjutnya,” terang Arief.

Kepala Kejari Lebong ini juga menghimbau kepada TR agar taat akan aturan tentang hukum negara, dimana setiap warga negara berhak akan pembelaan hak nya serta memberikan keterangan sesuai dengan pembelaan atas dirinya.

“Kami juga mengharapkan TR kooperatif dan dapat hadir serta taat akan aturan hukum dan dapat memberikan haknya dalam pembelaan,” sambung Arief.

Saat memberi keterangan soal status DPO (Daftar Pencarian Orang) terhadap TR, Arief juga memaparkan bahwa pada saat panggilan terakhir oleh Kejari Lebong, TR sudah meninggalkan wilayah Yuridiksi Bengkulu, sehingga sekarang Kejari Lebong memperluas pencarian keluar wilayah Bengkulu.

“Kita berharap juga teman-teman yang mempunyai info keberadaan dari TR dapat menginformasikan, dan saya apresiasi untuk 4 tersangka yang lain selama ini masih kooperatif dalam melengkapi keterangan tambahan,” pungkasnya

Keempat tersangka lainnya yang masih menjadi tahanan kota, masih koopertif serta masih melakukan laporan, dan dikabarkan 1 tersangka masih di rawat dirumah sakit. (Act)

Baca Juga

Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam
Bupati Lebong Hadiri Bazar Qris dan Masdilan di PTM Muara Aman
Ketua DPRD Lebong, Memaknai Tahun Baru 1446 H Dengan Doa Terbaik
Rumdin Waka I DPRD Lebong Dilalap Si jago Merah
Diresmikan Bupati, RSUD Lebong Siap Layani Pasien Cuci Darah
Gantikan Popi Ansa, Royana Resmi Jabat Waka II DPRD Lebong
Tanggapan Ketua DPRD atas Pergantian Tugas Sekda Lebong
164 Wartawan Terlibat Judi Online, Transaksi Mecapai Rp.1,4 Miliar

Baca Juga

Kamis, 18 Juli 2024 - 06:14 WIB

Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam

Senin, 15 Juli 2024 - 12:07 WIB

Bupati Lebong Hadiri Bazar Qris dan Masdilan di PTM Muara Aman

Minggu, 7 Juli 2024 - 13:39 WIB

Ketua DPRD Lebong, Memaknai Tahun Baru 1446 H Dengan Doa Terbaik

Jumat, 5 Juli 2024 - 20:24 WIB

Diresmikan Bupati, RSUD Lebong Siap Layani Pasien Cuci Darah

Senin, 1 Juli 2024 - 20:19 WIB

Gantikan Popi Ansa, Royana Resmi Jabat Waka II DPRD Lebong

Berita Terbaru

Daerah

Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam

Kamis, 18 Jul 2024 - 06:14 WIB