Daerah

Bukan Melaporkan Keberadaan Pelaku, Netizen Malah Membuat Resah Dengan Postinganya

fajarbengkulu, Lebong – Hebohnya beberapa hari ini yaitu seorang narapidana dengan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), diduga melarikan diri dari Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II Malabero rumah tahanan (rutan) anak Bengkulu, kemudian dilaporkan lagi dalam kasus pemerkosaan beberapa minggu lalu di Polres Lebong.

Diendus bahwa tersangka masih berkeliaran dan masih berada di wilayah Lebong Atas Kabupaten Lebong. Bahkan kepolisian Polres Lebong, kini tengah siaga mempersiapkan sejumlah personil dan menyusuri pelosok yang di duga tempat pelariannya tersebut

Kapolres Lebong AKP Icshan Nur, S.IK., melalui Kasat Reskrim Polres Lebong Iptu Didik Mujiyanto, S.H., M.H menjelaskan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, bahwa anggota Polres Lebong langsung saat adanya postingan tersebut bahkan melakukan penyisiran keberbagai titik yang dicurigai tempat persembunyian tersangka, bahkan kepondok-pondok yang ada diperkebunan.

“Anggota kita sudah melakukan penyisiran, bahkan sampai kepondok-pondok perkebunan, diharapkan masayarakat juga menginformasikan apabila mengetahui tempat persembunyian terduga pelaku tersebut,” ujar Didik.

Tak kunjung mendapatkan kabar tertangkapanya pelaku, netizen mulai over acting, bukannya melaporkan keberadaan tersangka, tetapi malah menuliskan di media sosial sehingga membuat pembaca dan khususnya yang berada di wilayah mereka sebut menjadi ketakutan.

Bahkan dibeberapa postingan sudah puluhan dibagikan dan bahkan sampai ada yang mendapatkan ratusan komen. Seperti yang terpantau di grup Facebook “jual beli di lebong muara aman”, dan anehnya akun yang memposting hanya sekedar tulisan malah tanpa melampirkan foto. Padahal dalam himbauan sudah jelas, apabila melihat pelaku harap dilaporkan segera dan pihak berwajib akan menindaklanjuti.

Seorang Ibu rumah tangga yang berada di Kecamatan Amen merasa resah dengan postingan tersebut, karena postingan yang dirasa masih belum dibuktikan kebenaranya itu sering melintas diberanda facebooknya.

“Kita sebagai warga yang wilayahnya disebut ya panik, apalagi kabarnya pelaku membawa golok,” singkatnya. (Act)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button