DaerahKisah

Lomba Bernuansa Islami, Ustad Aryanto: Wadah Kaderisasi Keagamaan Perlu Diagendakan

fajarbengkulu, lebong – Lomba Bernuansa Islam yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lebong yang ke 19 resmi dibuka pada senin pagi (12/12/2022), pembukaan yang semestinya dilakukan oleh Bupati Lebong Kopli Ansori diwakilkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lebong Drs. Firdaus.

Pembukaan Kegiatan Lomba Bernuansa Islami Menyambut HUT Lebong ke 19 oleh Drs. Firdaus

Setelah pembukaan, lomba langsung dilaksanakan dengan menempatkan beberapa peserta agar konsentrasi serta lancarnya kegiatan, seprti 4 lomba diantaranya Hafalan Surat Alquran Juzz 30, Pildacil atau ceramah Agama Islam, Cerita Nabi dan Rasul serta Lomba adzan dikonsentrasikan digedung bawah masjid Agung sedangkan Tilawah Al Quran dilaksanakan di lantai 2.

Ratusan peserta antusias mengikuti lomba tersebut apalagi peserta juga ditemani dari pihak keluarga sehingga kegiatan ini menjadi ajang unjuk kemampuan dalam setiap kategori yang dilombakan.

Menariknya, disalah satu stand perlombaan kategori Ceramah Agama Islam, media fajarbengkulu sempat berbincang dengan para juri yaitu Aryanto yang keseharinya berprofesi sebagai pengajar di Mandrasah Aliyah Negeri 2 Lebong dan Deltano juga pengajar di SMK S 6 Muhammadiyah Muara Aman.

Salah satu juri Ceramah Agama Islam yaitu Ustad Aryanto, begitulah biasanya beliau disapa oleh masyarakat, sangat mengapresiasi lomba islami ini dan bangga karena diikut sertakan menjadi dewan juri.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam kaderisasi anak menuju pembentukan karakter, apalagi ini soal keagamaan,” ungkap Ustad Aryanto saat berbincang di komplek Masjid Agung, senin (12/12/2022).

Sosok Mubaligh yang sering diundang dalam acara keagamaan ini juga  berharap agar kiranya kegiatan seperti ini bukan hanya saat ulang tahun kabupaten, tetapi lebih baik lagi dapat diagendakan seperti dilaksanakan setahun 4 kali.

“Saya merasakan sendiri bagaimana antusias peserta, didaerah kita ternyata banyak sekali bibit unggul dibidang keagamaan, nah… apabila momentum seperti ini digalakkan, dipastikan penerus kita yang berkualitas dalam keagamaan tidak akan berkurang, karena kita mewadahinya,” tegasnya.

Kegiatan lomba Bernuansa Islami yang direncanakan grand final pada rabu siang (14/12/2022) nantinya akan menampilkan peserta terbaik dan akan dinilai kembali untuk menentukan peringkat 1,2 dan 3, dengan lokasi tetap dipusatkan di Masjid Agung Sultan Abdullah Lebong.(Act)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button