Aksi Nekat Protes Dengan Bikini, Dinar Berstatus Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Sabtu, 7 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Protes DC saat protes memakai bikini (foto Instagram DC)

Foto Protes DC saat protes memakai bikini (foto Instagram DC)

fajarbengkulu – Artis Dinar Candy melakukan aksi protes terkait perpanjangan PPKM dengan menggunakan bikini di tempat umum. Dalam aksinya, Dinar turut membawa sebuah papan yang bertuliskan ‘Saya stres karena PPKM diperpanjang’.

Dinar lalu ditangkap oleh aparat kepolisian pada Rabu (3/8) sekitar pukul 21.30 WIB di sekitar Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Ia langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan.

Selain itu, polisi turut menyita barang bukti berupa handphone milik Dinar. Handphone diduga digunakan untuk merekam aksi protes berbikini tersebut.

Tak hanya Dinar, adiknya yang juga sekaligus asistennya turut dimintai keterangan oleh kepolisian. Sebab, dia yang merekam aksi protes berbikini atas permintaan Dinar.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk saksi ahli bidang kesusilaan, budaya, dan sebagainya, Dinar lantas ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita menetapkan saudari DC sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana pornografi,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan, Kamis (5/8).

Dinar dijerat Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp5 miliar.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, polisi tak melakukan penahanan terhadap Dinar dan hanya dikenakan wajib lapor. Azis menyebut bahwa aksi protes menggunakan bikini yang dilakukan Dinar Candy tak mengindahkan norma budaya.

Sebab, aksi itu dilakukan Dinar di Indonesia, di mana ada norma budaya hingga norma agama yang berlaku di masyarakat.

“Apapun yang dilakukan di Indonesia ini ada norma, atau ada etika, ada norma budaya, ada norma agama yang berlaku dari masyarakat kita, nah tindakan yang bersangkutan ini tidak mengindahkan norma budaya,” tutur Azis.

Di sisi lain, beberapa pihak menilai bahwa aksi protes berbikini yang dilakukan Dinar ini semestinya tak perlu diproses hukum.

Komisioner Komnas Perempuan Theresia Iswarini menilai Dinar tak melakukan kejahatan meskipun memakai bikini saat protes perpanjangan PPKM. Ia menduga tindakan Dinar tersebut berkaitan dengan kesehatan mental.

“Sebaiknya memang harus dipikirkan, bahwa ini (memakai bikini di tempat umum) memang tidak pantas, tapi bukan berarti dia melakukan kejahatan itu loh,” kata Rini kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Kamis (5/8) malam.

Sementara itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta cemas negara jadi terlalu mengatur cara masyarakat berpakaian di tempat umum. Pengacara LBH Jakarta Teo Reffelsen beranggapan di kemudian hari bisa negara jadi memaksakan seleranya dalam hal berpakaian kepada masyarakat.

“Kalau begitu kemudian lama-lama penjara kita bisa penuh hanya karena orang memakai bikini,” kata pengacara LBH Jakarta Teo Reffelsen, Kamis (5/8). (CNN/bmw)

Sumber

Baca Juga

Bukan Hanya Urusan Halal, MUI Juga Lirik Besarnya Penghasilan Youtuber Indonesia
Duduki Klasemen Grup A AFF U19, Setelah Tundukkan Filipina 6-0
Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam
Rumdin Waka I DPRD Lebong Dilalap Si jago Merah
Hanya Direhabilitasi Selama 3 Bulan, Ini Alasan Virgoun Nyabu
Unik, Mempelai Pria Naik Arko Menuju Ijab Kabul
SPBE Terbaik Se-Sumatera, Kopli Ansori Terima Penghargaan dari Presiden Joko Widodo
Kopli Ansori Hadir dalam HUT Perpusnas RI, Bawa Pulang Bantuan Mobil dan Motor

Baca Juga

Kamis, 18 Juli 2024 - 06:35 WIB

Bukan Hanya Urusan Halal, MUI Juga Lirik Besarnya Penghasilan Youtuber Indonesia

Kamis, 18 Juli 2024 - 06:24 WIB

Duduki Klasemen Grup A AFF U19, Setelah Tundukkan Filipina 6-0

Kamis, 18 Juli 2024 - 06:14 WIB

Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam

Rabu, 26 Juni 2024 - 06:12 WIB

Hanya Direhabilitasi Selama 3 Bulan, Ini Alasan Virgoun Nyabu

Sabtu, 22 Juni 2024 - 16:35 WIB

Unik, Mempelai Pria Naik Arko Menuju Ijab Kabul

Berita Terbaru

Daerah

Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam

Kamis, 18 Jul 2024 - 06:14 WIB