Terkait Dugaan Data Dipalsukan Dalam Proses P3K, Dahril : SKnya bisa dicek di Sekretariat

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dahril Ka TU RSUD Lebong sedang memberi konfirmasi kepada awak media

Dahril Ka TU RSUD Lebong sedang memberi konfirmasi kepada awak media

fajarbengkulu, lebong – Terkait isu kecurangan dalam seleksi P3K di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong yang sedang berlangsung saat ini, Direktur RSUD Lebong, dr. Denny Christian Lukas, melalui Kepala Bagian Tata Usaha (KTU), Dahril, ketika dikonfirmasi Selasa (31/10/2023) siang, memastikan informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, terkhusus surat keterangan pengalaman kerja yang dikeluarkan oleh manajemen RSUD Lebong semuanya dipastikan bisa dipertanggungjawabkan.

“Tentunya kami telah melakukan kroscek data sebelum mengeluarkan surat keterangan ataupun surat rekomendasi untuk mengikuti seleksi P3K itu,” ujar Dahril.

Dia menjelaskan, tidak lama ini pihaknya pernah mengeluarkan sekitar 109 surat keterangan pengalaman kerja kepada calon pelamar P3K yang pernah bekerja di RSUD termasuk diantaranya pelamar yang saat ini masih aktif kerja sebagai THLT.

“Dari 109 orang itu ada yang masih aktif kerja di sini (RSUD), ada juga yang sudah tidak kerja lagi,” terangnya.

Terkait ada sejumlah nama yang dicurigai datanya dipalsukan, lagi-lagi Dahril memastikan dugaan tersebut tidak benar. Nama-nama yang ramai diperbincangkan di publik itu dipastikan oleh Dahril memang pernah bekerja di Rumah Sakit dan masa kerjanya sesuai seperti yang dicantumkan di surat keterangan pengalaman kerja yang dikeluarkan oleh pihaknya.

“Saya pastikan nama-nama itu memang pernah kerja di sini, buktinya ada, nanti SK-nya bisa dicek di sekretariat,” tegasnya.

Seusai membincangi Dahril, awak media coba membincangi sejumlah pegawai yang bertugas di ruang sekretariat. Berbeda dengan Dahril, sejumlah pegawai yang bertugas di ruang tersebut mengaku tidak mengenal nama-nama yang disuguhkan oleh awak media. Lebih menguatkan lagi, di ruang sekretariat yang diketahui tempat menyimpan seluruh data-data (SK, SPMT) pegawai RSUD itu tidak ditemukan jejak rekam SK, SPMT termasuk juga bukti pembayaran gaji nama-nama yang dicurigai keabsahan pengalaman kerja yang dikeluarkan oleh manajemen RSUD Lebong.

“Nama-nama yang lain ada, mulai dari pegawai lama hingga yang baru, baik THLT, PNS termasuk juga nama dokter-dokter. Kalau nama 3 orang ini tidak ada di sini,” jelasnya sembari menunjukkan lemari map tempat menyimpan data-data pegawai RSUD. (**)

Baca Juga

Buntut Bertemu Dengan Isaac Herzog, Pengurus LBM NU DKI Jakarta Diberhentikan
Grand Final Sisakan 16 Bujang Smulen, Siapa Yang Terpilih Menjadi Duta Wisata?
Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam
Bupati Lebong Hadiri Bazar Qris dan Masdilan di PTM Muara Aman
Ketua DPRD Lebong, Memaknai Tahun Baru 1446 H Dengan Doa Terbaik
Rumdin Waka I DPRD Lebong Dilalap Si jago Merah
Diresmikan Bupati, RSUD Lebong Siap Layani Pasien Cuci Darah
Gantikan Popi Ansa, Royana Resmi Jabat Waka II DPRD Lebong

Baca Juga

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:46 WIB

Buntut Bertemu Dengan Isaac Herzog, Pengurus LBM NU DKI Jakarta Diberhentikan

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:12 WIB

Grand Final Sisakan 16 Bujang Smulen, Siapa Yang Terpilih Menjadi Duta Wisata?

Kamis, 18 Juli 2024 - 06:14 WIB

Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam

Minggu, 7 Juli 2024 - 13:39 WIB

Ketua DPRD Lebong, Memaknai Tahun Baru 1446 H Dengan Doa Terbaik

Sabtu, 6 Juli 2024 - 01:51 WIB

Rumdin Waka I DPRD Lebong Dilalap Si jago Merah

Berita Terbaru

Daerah

Kantor Walikota Semarang Digeledah KPK Selama 10 Jam

Kamis, 18 Jul 2024 - 06:14 WIB