Nahas, Penambang Emas Tradisonal Lebong MD di Reruntuhan Goa

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, Lebong – Kecelakaan kerja terjadi pada seorang Penambang emas tradisional yang mengakibatkan hilangnya nyawa, di lokasi goa cap martil yang berlokasi di Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Kamis, (12/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB siang.

Korban diketahui bernama Komarudin alias Takim (33), yang berdomisili di Dusun III Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara.

Berdasarkan data identitas, korban tercatat beralamat KTP di Desa Bangun Joyo, Surolangun, Provinsi Jambi, dan sehari-hari bekerja sebagai pekerja swasta.

Salah seorang saksi menuturkan, kecelakaan terjadi saat korban sedang mencari bahan batu emas di lubang tambang cap martil (glosoran). Korban diketahui bekerja seorang diri dan tidak dalam kelompok ketika peristiwa tersebut terjadi.

Saksi dilokasi yaitu Ali dan Ansory alias Unyil, yang sama-sama merupakan pekerja tambang tradisional asal Desa Tunggang, menjelaskan bahwa sebelum kejadian terdengar suara gemuruh yang diduga berasal dari runtuhan batuan dan tanah di dalam lubang tambang. Mendengar suara tersebut, para pekerja lain segera mendatangi lokasi.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dan tertimpa runtuhan batu serta tanah, serta sudah tidak sadarkan diri,” ujar Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SIK melalui Kapolsek Lebong Utara, Iptu M. Miko.

Korban kemudian dievakuasi oleh rekan-rekannya dan langsung dibawa ke RSUD Ujung Tanjung Lebong untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, akibat luka berat yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Lebong,” tutupnya.(Act)

Baca Juga

Rangkaian Kegiatan Ops Keselamatan Nala 2026, Satlantas Polres BS Gelar Sosialisasi Di SMAN 5 Manna
Kejari BS Geledah Rumah Mantan Bupati Bengkulu Selatan, Ada Apa?
Kapolsek Manna Langsung Turun Melakukan Pendampingan Pendistribusian Hasil Panen Jagung Petani Binaan Ke Gudang Bulog
Suami Habisi Istri di Desa Air Kopras, Dapat Terjerat 15 Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Jatuh Pada Tanggal Ini, Berikut Penjelasannya!
Dukung Program ASRI, Polres Bengkulu Selatan Gelar Aksi Bersihkan Pantai Pasar Bawah
Ajak Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Sat Lantas Polres BS Akan Tindak 8 Pelanggaran Lalin Pada Ops Keselamatan Nala 2026
Parah! RSU HD Manna Kekurangan Alat Tes Darah di UTD, Keluarga Pasien BPJS Diminta Bawa Sampel ke Laboratorium Swasta

Baca Juga

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:29 WIB

Nahas, Penambang Emas Tradisonal Lebong MD di Reruntuhan Goa

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:42 WIB

Rangkaian Kegiatan Ops Keselamatan Nala 2026, Satlantas Polres BS Gelar Sosialisasi Di SMAN 5 Manna

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:51 WIB

Kejari BS Geledah Rumah Mantan Bupati Bengkulu Selatan, Ada Apa?

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:12 WIB

Kapolsek Manna Langsung Turun Melakukan Pendampingan Pendistribusian Hasil Panen Jagung Petani Binaan Ke Gudang Bulog

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:36 WIB

Suami Habisi Istri di Desa Air Kopras, Dapat Terjerat 15 Tahun Penjara

Berita Terbaru