fajarbengkulu, BENGKULU SELATAN – Rumah Sakit Umum (RSU) Hasanudin Damrah (HD) Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dihebohkan dengan kabar kekurangan alat tes darah di Unit Transfusi Darah (UTD). Kondisi ini membuat keluarga pasien BPJS terpaksa harus membawa sampel transfusi darah ke laboratorium swasta untuk diperiksa dengan biaya sendiri.
Salah satu keluarga pasien BPJS, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya.

“Kami sangat terkejut ketika tahu bahwa RSU HD Manna tidak memiliki alat tes darah yang memadai. Kami harus membawa sampel darah ke lab swasta dengan biaya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, pihak RSU HD Manna belum menjelaskan penyebab kekurangan alat tes darah.
“Kami tidak mengetahui penyebab ini terjadi, silahkan konfirmasi langsung ke atasan, kata salah satu pegawai staf UTD RSUD HD Manna kepada wartawan Sabtu, (31/02).
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan kualitas pelayanan kesehatan di RSU HD Manna. Hingga berita ini dipublikasikan, konfirmasi untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak Rumah Sakit tetap di upayakan.(Tjm)













