Dianggap Gagal, Manajemen PDAM Tirta Tebo Emas Segera Dirombak

Jumat, 7 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FajarBengkulu.com, Lebong – PDAM Tirta Tebo Emas (TTE) yang bergerak dibidang penyaluran air untuk kebutuhan rumah tangga di wilayah Lebong mengalami gejolak, dimana tersiar bahwa perusahaan tersebut ditaksir merugi sekiranya 1 miliar tiap warsanya.

Dalam kaitan tersebut beberapa bulan yang lalu Bupati Lebong Kopli Ansori telah memanggil serta mendengarkan langsung bagaimana laporan dalam penangan perusahaan serta prospek kedepan dari penyedia air bersih kabupaten Lebong ini. Dalam hearing tersbut adanya laporan yang kurang dapat dipahami yang dilontarkan dari Pjs Direktur serta beberapa jajaran PDAM TTE yang hadir.

Setelah itu, Bupati Kopli Ansori memberikan jeda waktu kepada jajaran PDAM TTE untuk melengkapi laporan manajemen yang dirasa kurang pada saat hearing dan segera dikirimkan agar dapat dipelajari lagi. Tapi, sampai pertengahan bulan April, ternyata dari pihak perusahaan Air Minum Daerah ini belum juga memberikan etikad untuk perbaikan pelaporan serta pembenahan manajamen.

“Manajemen serta SDM di internal PDAM Lebong memang harus dibenahi, sudah saya beri waktu agar pembenahan disampaikan, ternyata memang dari Jajarannya kelihatanya tidak sanggup,” tegas Bupati, Kamis (06/05).

Salah satu tanggung jawab perusahaan daerah  dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, disana juga akan terjaga marwah dimana masyarakat dapat merasakan hidup dengan sumber daya alam yang dimiliki daerah tersebut.

Saat disinggung tentang perombakan manajamen, Kopli Ansori menegaskan segera menggelar seleksi untuk jabatan Dewan Pengawas usai lebaran Idul Fitri. Dimana tahap awal segera dilakukan seleksi untuk jabatan Dewan Pengawas. Apabila sudah terpilih itu nanti salah satunya akan ditunjuk sebagai Pjs Direktur sampai tersedianya anggaran untuk perekrutan direktur definitif.

“Ini kan sesuai dengan prinsip pengelolaan, kalau memang gagal dalam pengelolaan, ya memang harus ada perombakan, segera kita lakukan setelah Lebaran ini,” imbuhnya.

Siapa saja boleh ikut dalam penjaringan Dewan Pengawas dari Perusahaan Air Minum Daerah ini, yang sebenarnya memang betul-betul paham dengan sistem kerja dan memang berkemauan keras dalam perubahan yang lebih baik.

“Untuk dapat menjadi dewan pengawas ya harus bertanggung jawab, faham tupoksi serta pekerja keras, tunggu aja setelah lebaran ini kita adakan seleksinya,” tutupnya. (Act)

Baca Juga

Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026
Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi
Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda
Ops Pekat Nala 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Rilis dan Penghancuran Barang Bukti
Akhir Safari Ramadan 2026, Bupati Azhari Sambangi Masjid At Taqwa Talang Donok I
Polres Lebong Ajak Awak Media Buka Puasa
HUT Kabupaten BS Ke 77 Tahun 2026, Umur Boleh Tua Semangat Tetap 45

Baca Juga

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:14 WIB

Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:16 WIB

Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 15:55 WIB

Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi

Senin, 16 Maret 2026 - 13:48 WIB

Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:19 WIB

Ops Pekat Nala 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Rilis dan Penghancuran Barang Bukti

Berita Terbaru