Tanpa Pemerintah, Warga Aceh Bangun Jembatan Dana Swadaya Tembus 1 Milyar

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Enang-Enang merupakan akses vital bagi masyarakat, (foto ANTARA)

Jembatan Enang-Enang merupakan akses vital bagi masyarakat, (foto ANTARA)

fajarbengkulu, aceh,- Warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, meresmikan Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo yang sebelumnya rusak akibat banjir dan longsor pada November 2025. Peresmian jembatan yang digelar pada Kamis (2/7/2026) itu berlangsung penuh haru.

Dalam video yang diterima kumparan, sejumlah warga tampak meneteskan air mata saat jembatan tersebut resmi kembali dibuka. Jembatan Enang-Enang merupakan akses vital bagi masyarakat untuk mendistribusikan hasil pertanian serta menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Selama akses utama terputus akibat bencana, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dengan waktu tempuh yang lebih lama.

Adapun bencana alam yang terjadi Aceh pada akhir November 2025 adalah banjir, banjir bandang, dan longsor imbas siklon tropis Senyar — diperparah dengan degradasi lingkungan.

Dikutip dari kumparan, Tokoh masyarakat, Sahrial Abadi, mengatakan pembangunan jembatan tersebut sepenuhnya dibiayai melalui swadaya masyarakat tanpa bantuan dari pihak lain. Total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 526 juta telah digunakan untuk memperbaiki jembatan. Sementara sisanya akan dimanfaatkan untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah, serta fasilitas umum lainnya.

“Saat ini uang sejumlah Rp 526.000.000 sudah terpakai. Masih ada sisa sekitar Rp 555.000.000 lagi yang belum terpakai, nanti untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah, dan fasilitas lainnya,” kata Sahrial.

Menurutnya, kembali beroperasinya Jembatan Enang-Enang merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Jalan ini resmi dibuka dan sudah dapat dilalui masyarakat setelah proses pengaspalan selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujarnya dengan suara bergetar.

Sahrial menilai keberhasilan pembangunan jembatan secara swadaya menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian warga dalam memulihkan akses vital yang menjadi urat nadi perekonomian serta aktivitas sehari-hari.

Meski demikian, masyarakat masih berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan jembatan permanen agar akses transportasi di kawasan tersebut menjadi lebih aman dan berkelanjutan.(**)

Baca Juga

Polres Bengkulu Selatan Beri 25 Personel dan Warga Berprestasi Pada HUT Bhayangkara Ke 80
Hari Bhayangkara ke-80: Satlantas Polres Lebong Raih Juara 3 Validasi ETLE Mobile Tingkat Polda Bengkulu
Tipu Korban Hingga Rp 550 Juta Dengan Modus Janjikan Dirut Bank Bengkulu, Orang Dekat Gubernur Diringkus Polisi
Tandai Dimulainya Fisik 2026, Pemdes Kampung Muara Aman Gelar Pra Pelaksanaan Pembangunan Jalan Rabat
Pangdam XXI/Raden Inten Lakukan Kunker Ke Bengkulu Selatan
Ops Antik Nala 2026, Sat Narkoba Polres BS Berhasil Amankan 4 Tsk dan 13,1 Gram Sabu
Pemdes Talang Liak I Salurkan BLT-DD Untuk 6 Bulan
Polres Bengkulu Selatan Gelar Press Release, Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal

Baca Juga

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:37 WIB

Tanpa Pemerintah, Warga Aceh Bangun Jembatan Dana Swadaya Tembus 1 Milyar

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:14 WIB

Polres Bengkulu Selatan Beri 25 Personel dan Warga Berprestasi Pada HUT Bhayangkara Ke 80

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:02 WIB

Hari Bhayangkara ke-80: Satlantas Polres Lebong Raih Juara 3 Validasi ETLE Mobile Tingkat Polda Bengkulu

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:29 WIB

Tipu Korban Hingga Rp 550 Juta Dengan Modus Janjikan Dirut Bank Bengkulu, Orang Dekat Gubernur Diringkus Polisi

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:44 WIB

Tandai Dimulainya Fisik 2026, Pemdes Kampung Muara Aman Gelar Pra Pelaksanaan Pembangunan Jalan Rabat

Berita Terbaru