Petani Lebong Tengah Akhiri Hidupnya di Atap Dapur

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP remaja gandir

TKP remaja gandir

fajarbengkulu, lebong, – Seorang pemuda ditemukan tragis mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan dirinya hingga leher tercekik di sebuah ruangan dapur, yaitu salah satu warga Desa Semelako III, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong Sabtu (23/05/2026) sore.

Korban diketahui bernama Meldo Nofri (21), warga Desa Semelako III yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Darmawel Saleh, S.H., M.H mengatakan, peristiwa yang menggegerkan warga Semelako tersebut pertama kali diketahui oleh nenek korban sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, nenek korban hendak menuju dapur rumah. Namun setibanya di dapur, ia terkejut mendapati cucunya sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali pinggang.

“Pertama kali yang melihat adalah nenek korban. Sontak nenek korban berteriak histeris meminta pertolongan kepada tetangga,” ujar Darmawel.

Mendengar teriakan tersebut, seorang warga bernama Noki langsung datang membantu. Keduanya kemudian berupaya menurunkan korban sebelum warga lain berdatangan ke lokasi.

Suasana di sekitar rumah korban pun mendadak ramai. Warga yang mengetahui kejadian itu berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Lebong guna mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

“Sempat dibawa ke RSUD Lebong untuk mendapatkan pertolongan medis, namun korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Usai dinyatakan meninggal, jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan pada malam harinya.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Satreskrim Polres Lebong bersama petugas piket dan anggota Polsek Lebong Tengah langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas juga mengamankan barang yang diduga digunakan korban, berupa tali pinggang berwarna krem dengan lis hitam. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan tuntutan kepada pihak mana pun. Hal itu diperkuat dengan surat pernyataan yang dibuat keluarga korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tutupnya.(**/)

Baca Juga

Pupuk Subsidi Penyaluran Tak Maksimal, Masyarakat Curhat di Reses DPRD Lebong Dapil II
DPRD Lebong Ketuk Palu APBD Perubahan Kabupaten Lebong 2026
Kapolres AKBP. Aron Sebastian S.Ik M.Si Gelar Silahturahmi Bersama Wartawan dan Awak Media Bengkulu Selatan
Nyata Berbaur Dengan Masyarakat, Kapolres BS Pimpin Langsung Perbaiki Lantai Jembatan Di Desa Pelosok
Viral!, Oknum PPPK Dinkes Kaur Di Grebek Suami Sah, Begini Kronologinya!
Dukung Program Pemerintah, Polres Lebong Akselerasi Swasembada Pangan di Mangkurajo
Dinas PUPR Bengkulu Selatan Jadi Sorotan, Ingin Ketemu Pejabat Harus Satu Pintu?
Peringati HUT RI ke-81, Ribuan Pelajar Lintas Generasi Padati Karnaval Budaya di Tubei

Baca Juga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Pupuk Subsidi Penyaluran Tak Maksimal, Masyarakat Curhat di Reses DPRD Lebong Dapil II

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:55 WIB

DPRD Lebong Ketuk Palu APBD Perubahan Kabupaten Lebong 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Kapolres AKBP. Aron Sebastian S.Ik M.Si Gelar Silahturahmi Bersama Wartawan dan Awak Media Bengkulu Selatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Nyata Berbaur Dengan Masyarakat, Kapolres BS Pimpin Langsung Perbaiki Lantai Jembatan Di Desa Pelosok

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Viral!, Oknum PPPK Dinkes Kaur Di Grebek Suami Sah, Begini Kronologinya!

Berita Terbaru