AMJ Kecam Premanisme Terhadap Jurnalis di Pantai Zakat Bengkulu, HP Wartawati Dirampas!

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wibowo Susilo, S.E

Wibowo Susilo, S.E

fajarbengkulu, BENGKULU – Kebebasan pers di Bumi merah putih kembali diinjak-injak. Aksi premanisme pecah di kawasan wisata Pantai Zakat, Minggu (29/3), saat seorang jurnalis perempuan, Ermi Yanti, menjadi korban perampasan paksa telepon genggam oleh oknum yang diduga pelaku pungutan liar (pungli).

Menyikapi hal ini, Ketua Asosiasi Media Jurnalis (AMJ), Wibowo Susilo, S.E., tidak tinggal diam. Dengan nada bicara yang tak menyembunyikan amarah, Wibowo menegaskan bahwa AMJ telah mengambil posisi tempur untuk mengawal kasus ini hingga ke meja hijau.

“Ini bukan sekadar tindakan kriminal biasa. Ini adalah serangan terhadap pilar demokrasi! Merampas alat kerja jurnalis adalah upaya pengecut untuk menutupi borok pungli di Pantai Zakat. Kami akan seret pelakunya sampai tuntas!” tegas Wibowo yang juga Ketua SMSI Provinsi Bengkulu tersebut usai laporan resmi masuk ke Polresta Bengkulu, pada Senin (30/3).

Wibowo Susilo menjelaskan, Aksi barbar ini diduga kuat merupakan upaya menutupi praktik pungutan liar yang kian meresahkan pedagang. Padahal, Dinas Pariwisata Kota Bengkulu sudah jelas-jelas menyatakan bahwa kelompok sadar wisata (Pokdarwis) tidak memiliki mandat untuk menarik iuran apa pun.

“Pelaku tidak hanya bisa dijerat pasal pencurian dengan kekerasan atau intimidasi (KUHP), tetapi juga Pasal 18 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, yang mengancam siapa pun yang menghalangi tugas jurnalistik dengan pidana penjara dua tahun atau denda Rp500 juta,” katanya.

Dirinya meminta pelaku segera ditangkap, Polresta Bengkulu diminta tidak mengulur waktu dalam memproses laporan. Perampasan HP hanyalah puncak gunung es dari dugaan mafia pungli di objek wisata.

“Negara harus hadir menjamin nyawa dan alat kerja jurnalis saat berhadapan dengan kelompok anarkis,” tegas Wibowo. S.

Kini, bola panas ada di tangan aparat penegak hukum. Publik menanti, apakah hukum akan tegak, atau justru kalah oleh intimidasi preman berbaju “pengelola” wisata? (Tjm)

Baca Juga

Polda Bengkulu Gaungkan GEMPAR GEMPITA ASRI, Bersih Pantai dan Kota Serentak di 38 Titik
Azhari Lepas 353 CPNS Lebong Untuk Ikuti Latsar
Mandi Di Wisata Pemandian Lubuk Langkap, Seorang Pelajar Tewas Tenggelam Hanyut Terbawa Arus
Polres Kaur Gerebek Sabung Ayam dan Judi Dadu, Tiga Orang dan Empat Sepeda Motor Diamankan
Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Panen Raya Jagung Dengan Hasil Panen Melimpah
Pastikan Progres Pembangunan KMP, Danramil 408-05/Manna Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Di Batu Ampar
Lulus, Selamatan Bahkan Potong Kambing, UU HKPD Bakal Putus Kontrak P3K
Si Jago Merah Mengamuk di Desa Gunung Alam, Dua Rumah Warga Ludes Terbakar

Baca Juga

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:59 WIB

Polda Bengkulu Gaungkan GEMPAR GEMPITA ASRI, Bersih Pantai dan Kota Serentak di 38 Titik

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:02 WIB

AMJ Kecam Premanisme Terhadap Jurnalis di Pantai Zakat Bengkulu, HP Wartawati Dirampas!

Senin, 30 Maret 2026 - 19:17 WIB

Azhari Lepas 353 CPNS Lebong Untuk Ikuti Latsar

Senin, 30 Maret 2026 - 10:57 WIB

Mandi Di Wisata Pemandian Lubuk Langkap, Seorang Pelajar Tewas Tenggelam Hanyut Terbawa Arus

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:13 WIB

Polres Kaur Gerebek Sabung Ayam dan Judi Dadu, Tiga Orang dan Empat Sepeda Motor Diamankan

Berita Terbaru

Sebanyak 353 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lebong ikuti latsar

Daerah

Azhari Lepas 353 CPNS Lebong Untuk Ikuti Latsar

Senin, 30 Mar 2026 - 19:17 WIB