Data BPS, Bupati Lebong Tekan Angka Kemiskinan Urutan 3 Terendah se Provinsi Bengkulu

Selasa, 21 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lebong Kopli Ansori, S.Sos

Bupati Lebong Kopli Ansori, S.Sos

fajarbengkulu, lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori, S.Sos bergerak cepat untuk merealisasikan visi misinya. Salah satu yang menjadi konsen Kopli adalah permasalahan kemiskinan. Berkat kerja kerasnya bersama segenap jajaran, di tahun 2023, angka kemiskinan di Kabupaten Lebong berhasil dipangkas. Ini tentu menjadi buah dari komitmen Kopli untuk selalu memprioritaskan kepetingan masyarakat.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Lebong adalah ketiga terendah se Provinsi Bengkulu, dengan persentase 11,15 persen.

Kemudian, posisi kedua terendah yakni Kabupaten Mukomuko kedua dengan presentase 10,76 persen. Sedangkan, angka kemiskinan terendah yakni Kabupaten Bengkulu Tengah dengan presentase 9,40 persen.

Sementara, mengacu pada data BPS tersebut, angka kemiskinan tertinggi berada di Kabupaten Seluma, mencapai 18 persen. Kemudian, disusul Kabupaten Kaur 17,83 persen, Bengkulu Selatan 17,51 persen, Rejang Lebong 14,79 persen, Kota Bengkulu 14,71 persen dan terakhir Kepahiang 14,12 persen.

Skesta angka kemiskinan di Privinsi Bengkulu

“Angka kemiskinan di Lebong pada tahun 2023 lalu menurun. Ini tentu merupakan capaian yang positif,” kata Kepala BPS Kabupaten Lebong Yuniarto, Sabtu (18/5/2024). Yuniarto menjelaskan, dengan persentase 11,15 persen, jumlah jiwa yang masuk dalam kategori miskin di Kabupaten Lebong tahun 2023 sebanyak 13,23 ribu jiwa.

Angka tersebut, sambung Yuniarto, lebih kecil jika dibanding dua tahun terakhir. Dimana pada tahun 2021 sebesar 12.00 persen atau Rp 13,97 ribu jiwa, dan pada tahun 2022 sebesar 12.03 persen atau sebanyak 14 ribu jiwa.

“Persentase penurunannya dibanding tahun 2022 sebesar 0,88 persen,” kata Yuniarto. Lebih rinci, ia mengurai, untuk mengukur kemiskinan, BPS menerapkan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (Basic Needs Approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang dilihat dari sisi pengeluaran.

Metode yang digunakan adalah menghitung Garis Kemiksinan (GK), yang terdiri dari dua komponen, yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM).

Persentase kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu Tahun 2023. Doc BPS Kabupaten Lebong

GKM merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kalori per kapita per hari. Paket komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi (padi-padian, umbi-umbian, ikan, daging, telur, susu, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, minyak, lemak dan lain lain).

Menurut Yuniarto, sumber data utama yang dipakai untuk menghitung tingkat kemiskinan tahun 2023 adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) bulan Maret 2023 dengan jumlah sampel di Kabupaten Lebong sebanyak 550 rumah tangga.

“Maka, kita dapat persentase kemiskinan di angka 11,15 persen itu tadi,” tandasnya.(**)

Baca Juga

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Panen Raya Jagung Dengan Hasil Panen Melimpah
Pastikan Progres Pembangunan KMP, Danramil 408-05/Manna Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Di Batu Ampar
Lulus, Selamatan Bahkan Potong Kambing, UU HKPD Bakal Putus Kontrak P3K
Si Jago Merah Mengamuk di Desa Gunung Alam, Dua Rumah Warga Ludes Terbakar
Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026
Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi
Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda

Baca Juga

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:10 WIB

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Panen Raya Jagung Dengan Hasil Panen Melimpah

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:25 WIB

Pastikan Progres Pembangunan KMP, Danramil 408-05/Manna Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Di Batu Ampar

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:28 WIB

Lulus, Selamatan Bahkan Potong Kambing, UU HKPD Bakal Putus Kontrak P3K

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:16 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Desa Gunung Alam, Dua Rumah Warga Ludes Terbakar

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:14 WIB

Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

Berita Terbaru