Ada Yang Aneh Saat Peringatan Isra Mi’raj di Desa Mangkurajo.

Sabtu, 18 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, lebong – Dibulan Rajab 1444 hijriyah atau tepatnya bulan februari 2023 seperti daerah lainnya Desa Mangkurajo Kecamatan Lebong Selatan pada malam minggu ba’da sholat Isya (18/02/2023).

Dengan pembukaan lantunan sholawat yang ditampilkan oleh Grup Hadroh pimpinan Darussalam yang juga bertugas sepagai pengajar di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Lebong Selatan. Peringatan tahunan umat islam ini juga dihadiri perangkat desa, perangkat masjid, guru ngaji serta masyarakat yang berada di Desa Mangkurajo.

Dengan pengisi kajian ustad Abdul Aziz, tema yang diusung yaitu mengupas maknaiyah dari perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah Sholat.

Pria yang bertugas sebagai Khotib Masjid Agung Lebong selain menyampaikan makna isra miraj juga memberikan apresiasi dimana kekompakan masyarakat yang tetap memberikan waktu dengan kehadiran serta menyiapkan sarana dan prasarana sehingga acara berjalan dengan semestinya.

“Tonggak sejarah ini sangat perlu diimani, karena ini adalah awal mula Nabi mendapat perintah sholat 5 waktu,” ungkap ustad Aziz dalam tausyiahnya.

Jamaah peringatan Isra Miraj Desa Mangkurajo

Perangkat Masjid Baitussalam, Kasroni (85) saat dikonfirmasi menyampaikan apabila kegiatan peringatan isra miraj ini semua atas gotong royong dari masyarakat, seperti makanan, minuman bahkan apabila kegiatan pengajian bulanan, akan dihidangkan makan besar dan itu semua hasil dari pertanian/perkebunan masyarakat dan disedekahkan untuk pengajian.

“Alhamdulillah masyarakat disini masih mengedepankan kekeluargaan, semua hidangan apapun acara dimasjid, kami tidak pernah beli, semuanya sumbangan masyarakat, ” ungkap Kasroni.

Kasroni, perangkat masjid Baitussalam desa Mangkurajo

Yono (35) salah satu tamu yang juga sosok yang sering mengikuti kajian diberbagai acara menyampaikan bahwa kegiatan di Mangkurajo terasa aneh, karena biasanya dimasjid atau musholla apabila ingin mengadakan acara akan mengajukan proposal atau mengutamakan pemakaian kas masjid.

“Menjadi hal yang aneh untuk zaman sekarang, perangkat masjid tidak disibukkan dengan konsumsi,” terangnya.

Acara ditutup setelah doa yang dipimpin oleh H Mujad yang juga tokoh agama di Desa Mangkurajo. (Act)

Baca Juga

Melanggar Perda No 02 Tahun 2018, Pemkab BS Tegas Akan Menutup Warem Berpotensi Mengganggu Ketertiban Masyarakat, Pemilik Di Beri Waktu 3 × 24 Jam Untuk Membongkar!
Rilis Akhir Tahun 2025, Ini Capaian Kasus yang Ditangani Polres Lebong
Polres BS Gelar Press Rilis Akhir Tahun 2025, Begini Capaian Kinerja dan Evaluasinya!
Wacana Gubernur Bupati Dipilih DPRD, Adi: Elite Politik Takut Kepada Rakyat
H-3 Jelang Tahun Baru 2026, Harga Jagung Manis Di Bengkulu Selatan Tembus Rp.6000 per Kg
Mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu Selatan Gelar Aksi Donasi Musibah Longsor dan Banjir Bandang di Tiga Provinsi Sumatera
Tiga Desa Terdistribusi Air PDAM, Camat Amen Ucapkan Terimakasih
Air PAM Lancar di Amen, Ini Tanggapan Bupati Azhari

Baca Juga

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:57 WIB

Melanggar Perda No 02 Tahun 2018, Pemkab BS Tegas Akan Menutup Warem Berpotensi Mengganggu Ketertiban Masyarakat, Pemilik Di Beri Waktu 3 × 24 Jam Untuk Membongkar!

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:28 WIB

Rilis Akhir Tahun 2025, Ini Capaian Kasus yang Ditangani Polres Lebong

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:24 WIB

Polres BS Gelar Press Rilis Akhir Tahun 2025, Begini Capaian Kinerja dan Evaluasinya!

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:03 WIB

Wacana Gubernur Bupati Dipilih DPRD, Adi: Elite Politik Takut Kepada Rakyat

Selasa, 30 Desember 2025 - 06:42 WIB

H-3 Jelang Tahun Baru 2026, Harga Jagung Manis Di Bengkulu Selatan Tembus Rp.6000 per Kg

Berita Terbaru