Ekor Tikus Jadi Uang, Begini Penjelasan Penukarannya

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, Lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd  sedang gencar-gencarnya melaksanakan Program pengendalian hama tikus untuk menaikkan kualitas dan kuantitas hasil panen petani mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat.

 

Dalam hal penukaran ekor tikus yang langsung dikoordinir oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kabupaten Lebong, Kadis DPP Emi Wati SE M.Ak melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Jimi Tri Susilo S.St.Pi menerangkan, masyarakat dapat menyerahkan hasil buruan berupa ekor-ekor tikus kepada Kepala Desa (Kades) yang nantinya kades tersebut akan ditunjuk menjadi koordinator lapangan (Korlap).

 

Kabid Jimi juga menjelaskan bahwa untuk saat ini, yang sudah menjadi korlap adalah kades yang dimana  wilayahnya telah turun tanam (MT 2) yaitu di Kecamatan Uram Jaya.

 

“Kades di kecamatan lain yang bersedia menjadi korlap, bisa. Silakan temui tim teknis kabupaten di Dinas Pertanian. Nanti, akan ada formulir yang mesti diisi oleh kades,” terang Jimi, Senin (12/7/2021).

 

Apabila terdapat kades yang belum  menjadi coordinator di desanya, warga yang telah berburu dan mengumpukan ekor tikus tidak perlu khawatir. Mereka bisa menukarkannya ke desa lain yang kadesnya menjadi korlap, walaupun beda kecamatan.

 

“Misalkan, ada warga Kecamatan Lebong Sakti, ingin menjual ke kades di Uram Jaya, bisa. Tidak jadi masalah. Karena ini program kabupaten,” imbuhnya. Jimi menambahkan, ekor tikus yang diserahkan tidak serta-merta langsung dibayarkan oleh kades. Melainkan diawetkan terlebih dahulu, lalu disimpan sembari menunggu jadwal penghitungan yang ditetapkan oleh tim teknis di tingkat kabupaten.

 

“Jadi untuk pembayaran, itu kita usahakan secara non tunai. Nanti, akan ditransfer ke rekening koordinator. Koordinator yang akan menyerahkan kepada si penjual. Apakah nanti jadwalnya satu minggu sekali atau dua minggu sekali. Menyesuaikan dengan penghitungan ekor tikus,” tambah jimi.

 

Ia juga menjelaskan bahwa sosialisasi terkait teknis pembelian ekor tikus ini juga akan disampaikan kepada masyarakat bersamaan dengan acara perburuan serentak yang akan digelar di Desa Kota Baru Kecamatan Uram Jaya, Rabu (14/7/2021).

 

“Di situ nanti akan kita sampaikan kepada para kades. Silakan nanti yang ingin menjadi koordinator, untuk mendaftar,” pungkas Jimi. (Act)

Baca Juga

Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun
Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa
Pilkades Serentak, Ratusan Calon Kades Sepakat Kondusif dan Demokrasi
​Respon Bupati Terkait Oknum Pejabat Lebong Berstatus Tersangka
Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Lebong dan Insan Pers Tebar Kebaikan Lewat Donor Darah
Peringati Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Polres Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan Ke Rumah Quran Hidayatullah
Polres Lebong Tahan Oknum Pejabat Selama 20 Hari

Baca Juga

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Pilkades Serentak, Ratusan Calon Kades Sepakat Kondusif dan Demokrasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:31 WIB

​Respon Bupati Terkait Oknum Pejabat Lebong Berstatus Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari

Berita Terbaru