Tidak Semua THLT dan PPPK Ikut, Aksi Damai Menuntut Pembayaran Gaji Tetap Membuahkan Hasil di DPRD Lebong

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi sedang berorasi didepan Kantor Bupati Lebong

Massa Aksi sedang berorasi didepan Kantor Bupati Lebong

fajarbengkulu, lebong – Buntut tidak dibayarnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama lima bulan, serta masih adanya pembayaran honor THLT yang tersendat. Rabu (11/12/2024) pagi, ratusan Aparatur Sipil Negeri (ASN) dan THLT dalam lingkup Pemkab Lebong didampingi aktifis dari Yayasan NAL, menggelar aksi damai ke Kantor Bupati Lebong dan Kantor DPRD Lebong.

Berikut empat poin tuntutan yang dibacakan langsung didepan Kantor Bupati Lebong.

  1. Menuntut Pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum dibayarkan selama lima bulan.
  2. Menuntut Pencairan dana Ganti Uang (GU) untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena ada honor THLT didalamnya.
  3. Menuntut pencairan dana Pembayaran Langsung (LS) OPD.
  4. Pembayaran gaji rapel Guru PPPK dan gaji honorer yang belum direalisasikan.

Massa aksi merasa kecewa karena tidak bisa menemui atau diterima oleh pejabat berwenang. Kemudian massa bergerak menuju kantor DPRD Lebong, disana massa aksi diterima anggota DPRD dan melalui 10 orang perwakilan langsung menggelar aundiensi diruang rapat internal Sekretariat DPRD Lebong.

“Kita kecewa pejabat berkompeten tidak bisa menerima perwakilan kita, tidak mau menemui kami. Ini jelas mereka buta tidak mau mendengarkan aspirasi yang kami sampaikan,” ungkap Heri Arianto.

Massa Aksi Damai menuntut dibayarnya hak yang tertunda untuk segera dibayarkan

Sementara itu, berdasarkan hasil aundiensi 10 perwakilan yang diterima DPRD Lebong, perwakilan aksi meminta DPRD Lebong secara kelembagaan menyurati BPK RI, untuk melakukan audit investigasi terhadap APBD dan APBD Perubahan Kabupaten Lebong tahun anggaran 2024.

Berdasarkan hasil hearing tersebut, DPRD Lebong langsung menerbitkan surat resmi nomor 005/47/DPRD/2024 yang ditujukan kepada Kepala BPK RI Perwakilan Bengkulu. Adapun poin isi surat tersebut berbunyi, sehubungan telah dilaksanakannya hearing dan dengar pendapat dari aksi damai ASN Kabupaten Lebong pada tanggal 11 Desember 2024 yang bertempat dikantor DPRD Kabupaten Lebong disepakati beberapa hal yang salah satunya adalah permintaan Audit Investigasi APBD dan APBD perubahan Kabupaten Lebong tahun anggaran 2024. Berkaitan dengan hal tersebut diatas bersama ini kami menyampaikan permohonan audit dan Investigasi APBD dan APBD perubahan Kabupaten Lebong tahun anggaran 2024.

Massa Aksi Damai menuntut dibayarnya hak yang tertunda untuk segera dibayarkan

Didepan massa aksi, Direktur Yayasan NAL Devi Gunawan didampingi Wilyan Bachtiar mengultimatum Pemkab Lebong dapat memenuhi tuntutan para ASN dan THLT. Jika sampai akhir tahun 2024 ternyata masih juga tidak dipenuhi, maka dirinya akan melaporkan permasalahan keuangan Pemkab Lebong ke Mabes Polri, KPK RI dan Kejaksaan Agung RI. Selain itu, Devi juga menyebutkan pihaknya akan menyurati Kementerian Keuangan RI terkait kondisi keuangan Pemkab Lebong yang dinilai sangat kacau dan carut marut.

“Kita tunggu kejelasan dari pihak terkait, namun jika sampai akhir Desember ini belum juga bisa direalisasikan hak-hak dari rekan-rekan kita ini. Saya pastikan akan melaporkan permasalahan carut marut keuangan Pemkab Lebong ke Mabes Polri, Kejagung dan KPK RI,” sampainya.(*/Act)

Baca Juga

Dinsos BS Serahkan Penderita ODGJ Ke Keluarga Untuk Dilakukan Pengawasan Dan Pemantauan Perkembangan Serta Pemberian Obat
Tunjangan Perumahan DPRD Rp 12 Juta/Bulan Dikritik, Pemda Diminta Patuhi SE Mendagri
Jawab Tantangan Digital, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Akan Dideklarasikan
Ajak Pacar Bobok Bareng Di Hotel Dan Diduga Lakukan Perbuatan Pencabulan , Pemuda Asal Kota Bengkulu Ditangkap Polisi
Terkait Aksi Damai Masyarakat Keban Agung I, Waka I DPRD BS Minta Pihak Terkait Untuk Segera Menindaklanjutinya
Ratusan Masyarakat Desa Keban Agung I Gelar Aksi Damai, Tuntut Usut Tuntas Penggunaan DD dan Turunkan Kepala Desa!
Mian Temui Gubernur Jakarta, Pemprov Bengkulu Ikhtiarkan Hibah Barang dari Pemprov DKI
Rakernas XVII APKASI Batam, Bupati Azhari Sampaikan Aspirasi
Tag :

Baca Juga

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:37 WIB

Dinsos BS Serahkan Penderita ODGJ Ke Keluarga Untuk Dilakukan Pengawasan Dan Pemantauan Perkembangan Serta Pemberian Obat

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:34 WIB

Tunjangan Perumahan DPRD Rp 12 Juta/Bulan Dikritik, Pemda Diminta Patuhi SE Mendagri

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WIB

Jawab Tantangan Digital, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Akan Dideklarasikan

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:01 WIB

Ajak Pacar Bobok Bareng Di Hotel Dan Diduga Lakukan Perbuatan Pencabulan , Pemuda Asal Kota Bengkulu Ditangkap Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:09 WIB

Ratusan Masyarakat Desa Keban Agung I Gelar Aksi Damai, Tuntut Usut Tuntas Penggunaan DD dan Turunkan Kepala Desa!

Berita Terbaru