Enggan Serahkan Mobil Yang Dirental, Seorang ASN dan Temannya Dihajar Debt Collector

Jumat, 9 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Ilustrasi

Gambar : Ilustrasi

fajarbengkulu.com, Kota Bengkulu – Seorang ASN dan temanya dianiaya oleh 10 Debt Collector (DC) yang berasal dari salah satu leasing Kendaraan. Kesepuluh debt collector tersebut memukuli seorang konsumennya yang bernama Hendri Farizal (44) dan Dodi, warga Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., saat di Konfirmasi terkait laporan tersebut hari ini (09/04) membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.

”Ya korban sudah melapor ke Polres Bengkulu dengan no laporan NOMOR : LP/B-418/IV/2021/SPKT/RES BKLTANGGAL 07 APRIL 2021. ” Ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu menjelaskan bahwa selain hendri yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sepuluh debt collector salah satu leasing tersebut melainkan teman dari hendri yang saat itu bersamanya yakni Dodi juga ikut menjadi korban dari keganasan debt collector leasing itu.

”Saat ini kami telah lakukan penyelidikan kesepuluh orang debt collector yang menganiaya 2 korban tersebut, mudah – mudahan dalam waktu dekat tertangkap”. Jelas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dikatakan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, Penganiayaan yang dilakukan oleh sepuluh orang debt collector terhadap korban tersebut terjadi pada hari rabu (07/04) Sekira Pukul 15.30 WIB di Parkiran salah satu tempat karaoke yang berada dikawasan kelurahan Penurunan Kota Bengkulu.

”10 orang ini mengaku dari leasing dan hendak menarik mobil yang sedang direntalnya, karena tidak berkenan menyerahkan, korban yang saat itu bersama temannya langsung dipukuli. ” Kata Kabid Humas Polda Bengkulu.

Korban Hendri mengalami luka dibibir, sakit dibagian dada, kaki dan kepala sakit, sedangkan korban Dodi mengalami luka dibagian jari tengah sebelah kanan, pelipis kiri bengkak, dan kepala terasa saki.

”Kami himbau kepada pelaku penganiayaan untuk segera menyerahkan diri, karena identitasnya sudah kami kantongi. ” tegas Kabid Humas Polda Bengkulu.(**)

Baca Juga

Diduga Hanya Formalitas, Surat Himbauan Pembongkaran Warem di BS Tak Dihiraukan Warga, Warem Kembali Beroprasi!
Polda Bengkulu Gaungkan GEMPAR GEMPITA ASRI, Bersih Pantai dan Kota Serentak di 38 Titik
AMJ Kecam Premanisme Terhadap Jurnalis di Pantai Zakat Bengkulu, HP Wartawati Dirampas!
Azhari Lepas 353 CPNS Lebong Untuk Ikuti Latsar
Mandi Di Wisata Pemandian Lubuk Langkap, Seorang Pelajar Tewas Tenggelam Hanyut Terbawa Arus
Polres Kaur Gerebek Sabung Ayam dan Judi Dadu, Tiga Orang dan Empat Sepeda Motor Diamankan
Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Panen Raya Jagung Dengan Hasil Panen Melimpah
Pastikan Progres Pembangunan KMP, Danramil 408-05/Manna Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Di Batu Ampar

Baca Juga

Rabu, 1 April 2026 - 14:03 WIB

Diduga Hanya Formalitas, Surat Himbauan Pembongkaran Warem di BS Tak Dihiraukan Warga, Warem Kembali Beroprasi!

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:59 WIB

Polda Bengkulu Gaungkan GEMPAR GEMPITA ASRI, Bersih Pantai dan Kota Serentak di 38 Titik

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:02 WIB

AMJ Kecam Premanisme Terhadap Jurnalis di Pantai Zakat Bengkulu, HP Wartawati Dirampas!

Senin, 30 Maret 2026 - 19:17 WIB

Azhari Lepas 353 CPNS Lebong Untuk Ikuti Latsar

Senin, 30 Maret 2026 - 10:57 WIB

Mandi Di Wisata Pemandian Lubuk Langkap, Seorang Pelajar Tewas Tenggelam Hanyut Terbawa Arus

Berita Terbaru

Sebanyak 353 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lebong ikuti latsar

Daerah

Azhari Lepas 353 CPNS Lebong Untuk Ikuti Latsar

Senin, 30 Mar 2026 - 19:17 WIB