5 Hari Tak Pulang, 4 Penambang Emas Tradisional Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, lebong – Dikabarkan sebanyak empat orang warga ditemukan dalam goa atau lobang daerah Tik Aseak Desa Tambang Saweak, Kecamatan Pinang Belapis pada kamis (08/09/2022) yang biasanya digunakan untuk mencari bahan olahan emas. Saat ditemukan keempat korban sudah tidak bernyawa yang diduga karena kekurangan oksigen karena pada saat penemuan sudah mengeluarkan aroma tak sedap.

Tiga orang korban merupakan warga Lebong yaitu Aryanto (31), Iwan Faisal (34) dan Riski (25) warga Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis. Untuk satu korban atas nama Madon (25) merupakan warga Muara Rupit Lubuk Linggau.

Berawal pada hari sabtu (03/09/2022) saat keempat korban berangkat ke lokasi tambang dengan membawa bekal ketambang seadanya bahkan tidak membawa peralatan seperti golok dan senjata tajam lainya.

Setelah tidak ada kabar, lantas pihak keluarga melakukan pencarian, 3 orang yang ikut kedalam lobang tersebut adalah Heru, Hendra dan Rus, mereka menemukan korban yang sudah tidak bernyawa dalam lobang yang diperkirakan sedalam 40 meter.

Kamis pagi (08/09/2022) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong mendapatkan laporan segera lakukan gerak cepat mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian untuk membantu melakukan proses evakuasi.

Pihak BPBD Lebong Serta masyarakat sedang persiapan evakuasi korban

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lebong, Hendera saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa memang telah ditemukan 4 korban disalah satu lobang pertambangan yang berada di wilayah Tik Aseak.

“Team TRC dan masyarakat sedang melakukan evakuasi korban yang berada di keadalam lobang yang diperkirakan berkedelaman 40 meter,” pungkas Hendera.(Act)

Baca Juga

Dinsos BS Serahkan Penderita ODGJ Ke Keluarga Untuk Dilakukan Pengawasan Dan Pemantauan Perkembangan Serta Pemberian Obat
Tunjangan Perumahan DPRD Rp 12 Juta/Bulan Dikritik, Pemda Diminta Patuhi SE Mendagri
Jawab Tantangan Digital, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Akan Dideklarasikan
Ajak Pacar Bobok Bareng Di Hotel Dan Diduga Lakukan Perbuatan Pencabulan , Pemuda Asal Kota Bengkulu Ditangkap Polisi
Terkait Aksi Damai Masyarakat Keban Agung I, Waka I DPRD BS Minta Pihak Terkait Untuk Segera Menindaklanjutinya
Ratusan Masyarakat Desa Keban Agung I Gelar Aksi Damai, Tuntut Usut Tuntas Penggunaan DD dan Turunkan Kepala Desa!
Mian Temui Gubernur Jakarta, Pemprov Bengkulu Ikhtiarkan Hibah Barang dari Pemprov DKI
Rakernas XVII APKASI Batam, Bupati Azhari Sampaikan Aspirasi

Baca Juga

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:37 WIB

Dinsos BS Serahkan Penderita ODGJ Ke Keluarga Untuk Dilakukan Pengawasan Dan Pemantauan Perkembangan Serta Pemberian Obat

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:34 WIB

Tunjangan Perumahan DPRD Rp 12 Juta/Bulan Dikritik, Pemda Diminta Patuhi SE Mendagri

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WIB

Jawab Tantangan Digital, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Akan Dideklarasikan

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:01 WIB

Ajak Pacar Bobok Bareng Di Hotel Dan Diduga Lakukan Perbuatan Pencabulan , Pemuda Asal Kota Bengkulu Ditangkap Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:09 WIB

Ratusan Masyarakat Desa Keban Agung I Gelar Aksi Damai, Tuntut Usut Tuntas Penggunaan DD dan Turunkan Kepala Desa!

Berita Terbaru