Kurun Waktu Seminggu, 2 Komunitas Masyarakat Datangi Kantor Bupati Lebong

Selasa, 7 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, Lebong – Sekitar seminggu yang lalu (01/09) puluhan supir travel mendatangi kantor Bupati Lebong untuk menyuarakan aspirasi karena pada hearing pertama mereka dijanjikan kompensasi, tapi sayangnya kedatangan mereka (Komunitas Supir travel, red) saat itu tidak diaminkan oleh orang nomor satu dikabupaten Lebong.

Kali ini giliran gabungan masyarakat yang mengaku penambang emas tradisional di Kabupaten Lebong mendatangi kantor Bupati Lebong, Selasa (07/09) sekira pukul 12.30 siang, tujaun menemui bupati untuk menyuarakan aspirasi mereka serta berkeinginan untuk kerjasama dengan pihak PT Tansri Majid Energi (TME) yang masih beroperasi di wilayah Kabupaten Lebong.

Penambang Tradisional saat akan mendatangi Bupati Lebong sedang dikondusifkan Patroli Sat Samapta Polres Lebong

Sebelum rombongan sampai di Area kantor Bupati, paginya mereka (Penambang, red) terpantau menemui pihak TME untuk melakukan kesepakatan, tetapi beberapa jam berlangsung, tidak terjadi mufakat, dan akhirnya rombongan ingin menyuarakan aspirasinya ke Bupati Lebong langsung.

Agar keadaan tetap kondusif, saat diperjalanan rombongan penambang rakyat dikawal oleh satuan anggota Patroli Sat Samapta Polres Lebong hingga memasuki area Kantor Bupati.

Nasib baik yang didapati para penambang rakyat, tidak seperti nasib komunitas travel minggu lalu, karena perwakilan mereka (penambang, red) langsung diterima oleh Bupati dan Sekda Kabupaten Lebong untuk melakukan pembahasan aspirasi.

Saat dikonfirmasi, Depi selaku wakil dari Yayasan Nuansa Alam Bustari yang mewakil para penambang rakyat menyampaikan bahwa pertemuan dengan Bupati bahwa masyarakat penambang emas tradisional ingin membuat kesepakatan untuk dapat bekerjasama dengan pihak PT TME serta Pemerintah Kabupaten Lebong dapat menjebatani agar mendapatkan perjanjian dengan regulasi yang benar.

”Berharap Pemerintah Kabupaten Lebong agar dapat menengahi agar pihak PT TME bisa bekerjasama dengan masyarakat Lebong,” terang Depi. (Act)

Baca Juga

Dinsos BS Serahkan Penderita ODGJ Ke Keluarga Untuk Dilakukan Pengawasan Dan Pemantauan Perkembangan Serta Pemberian Obat
Tunjangan Perumahan DPRD Rp 12 Juta/Bulan Dikritik, Pemda Diminta Patuhi SE Mendagri
Jawab Tantangan Digital, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Akan Dideklarasikan
Ajak Pacar Bobok Bareng Di Hotel Dan Diduga Lakukan Perbuatan Pencabulan , Pemuda Asal Kota Bengkulu Ditangkap Polisi
Terkait Aksi Damai Masyarakat Keban Agung I, Waka I DPRD BS Minta Pihak Terkait Untuk Segera Menindaklanjutinya
Ratusan Masyarakat Desa Keban Agung I Gelar Aksi Damai, Tuntut Usut Tuntas Penggunaan DD dan Turunkan Kepala Desa!
Mian Temui Gubernur Jakarta, Pemprov Bengkulu Ikhtiarkan Hibah Barang dari Pemprov DKI
Rakernas XVII APKASI Batam, Bupati Azhari Sampaikan Aspirasi

Baca Juga

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:37 WIB

Dinsos BS Serahkan Penderita ODGJ Ke Keluarga Untuk Dilakukan Pengawasan Dan Pemantauan Perkembangan Serta Pemberian Obat

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:34 WIB

Tunjangan Perumahan DPRD Rp 12 Juta/Bulan Dikritik, Pemda Diminta Patuhi SE Mendagri

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WIB

Jawab Tantangan Digital, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Akan Dideklarasikan

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:01 WIB

Ajak Pacar Bobok Bareng Di Hotel Dan Diduga Lakukan Perbuatan Pencabulan , Pemuda Asal Kota Bengkulu Ditangkap Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:09 WIB

Ratusan Masyarakat Desa Keban Agung I Gelar Aksi Damai, Tuntut Usut Tuntas Penggunaan DD dan Turunkan Kepala Desa!

Berita Terbaru