Sempat Tersendat, Pemprov Mulai Salurkan DBH Lebong Secara Bertahap

Kamis, 1 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu.com, Lebong – Dana Bagi Hasil (DBH) Kabupaten Lebong yang sejatinya akan digunakan untuk menjalankan program yang dicantumkan di APBD, dua tahun terakhir masih tersisa di Provinsi, yaitu DBH tahun 2019 dan 2020. DBH dua tahun tersebut nilanya mencapai Rp 21 miliar.

Kabarnya, di awal tahun 2021 kemarin Pemprov sudah mulai mencicil DBH Kabupaten Lebong yang sempat mengendap selama 2 tahun itu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Lebong, Erik Rosadi, SSTP., M.Si, melalui Kepala Bidang Pendapatan, Rudi Hartono, SE., M.Ak. Dia menyampaikan, memang benar Pemprov sudah mulai menyalurkan DBH Kabupaten Lebong, hanya saja belum disalurkan sepenuhnya dan penyalurannya pun bertahap. Pertama pada 20 Januri 2021 disalurkan senilai Rp 3,2 miliar. Kemudian di tanggal 4 Maret ada lagi transfer senilai Rp 6 miliar dan terakhir ada lagi sekitar Rp 5,4 miliar.

“Jadi total yang sudah masuk sekitar Rp 14,7 miliar, sisanya sekitar 7 miliar lagi. Kabarnya dalam waktu dekat akan ditransfer lagi sekitar Rp 1,2 miliar,” ujar Rudi.

Lanjut Rudi, bukan hanya DBH dari Provinsi yang belum disalurkan, DBH dari Pemerintah Pusat juga belum disalurkan sepenuhnya. Dari nilai Rp 16 miliar DBH Pusat yang semestinya diterima Kabupaten Lebong di tahun 2020 lalu, Pemerintah Pusat baru menyalurkan senilai Rp 13 miliar, itu pun disalurkan di penghujung tahun.
“DBH dari pusat juga masih tersisa sekitar Rp 3 miliar lagi,” cetus Rudi.

Terkait keterlambatan penyaluran DBH tersebut, Rudi mengaku telah melakukan berbagai upaya, mulai dari menyurati, bahkan mendatangi langsung pihak BKD Provinsi. Tapi sayang, pihak Provinsi tidak bisa memberi keterangan yang jelas. Beberapa kali surat yang dilayangkan tidak ditanggapi dan barulah di awal tahun 2021 mulai direspon, itu pun belum sepenuhnya.

“Kita tidak tahu kendalanya dimana. Bukan hanya kita, Kabupaten lain juga terlamabat. Semoga saja ke depan DBH kita lancar agar kita di Kabupaten tidak kalang kabut dalam menjalankan program yang sudah kita canangkan di tahun berjalan” tandasnya. (Act)

Baca Juga

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Panen Raya Jagung Dengan Hasil Panen Melimpah
Pastikan Progres Pembangunan KMP, Danramil 408-05/Manna Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Di Batu Ampar
Lulus, Selamatan Bahkan Potong Kambing, UU HKPD Bakal Putus Kontrak P3K
Si Jago Merah Mengamuk di Desa Gunung Alam, Dua Rumah Warga Ludes Terbakar
Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026
Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi
Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda

Baca Juga

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:10 WIB

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Panen Raya Jagung Dengan Hasil Panen Melimpah

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:25 WIB

Pastikan Progres Pembangunan KMP, Danramil 408-05/Manna Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Di Batu Ampar

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:28 WIB

Lulus, Selamatan Bahkan Potong Kambing, UU HKPD Bakal Putus Kontrak P3K

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:16 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Desa Gunung Alam, Dua Rumah Warga Ludes Terbakar

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:14 WIB

Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

Berita Terbaru