Potret Stadion Padang Panjang Bengkulu Selatan, Dari Mulai Atap Bocor Hingga Dinding Tribun Terlihat Kusam

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, BENGKULU SELATAN — Suara gemericik air yang menetes deras di sela-sela atap seng bernoda karat menyambut siapapun yang melangkah ke dalam Stadion Padang Panjang, Manna. Bukannya menjadi rumah yang hangat bagi para pencinta bola, arena kebanggaan warga Bengkulu Selatan ini justru menyuguhkan pemandangan pilu: fasilitas publik yang pelan-pelan menua dan terbengkalai.

​Kondisi menyayat hati paling terasa di tribun utama. Saat hujan mengguyur, tribun yang seharusnya melindungi penonton justru tak ubahnya bak pancuran terbuka. Atapnya bolong di sana-sini, lembaran sengnya melambai-lambai rapuh diterpa angin, dan kerangka baja hitam di atasnya kian mengelupas dimakan karat. Rasa cemas seketika membayang di benak para pengunjung, khawatir konstruksi yang tak lagi kokoh itu roboh sewaktu-waktu.
​Tak berhenti di situ, derita Stadion Padang Panjang terpampang nyata pada dinding-dinding tribun yang kusam. Catnya terkelupas mengelilingi bidang-bidang beton yang kini diselimuti kerak lumut hitam akibat kelembapan tinggi. Pagar penahan dari besi pun mulai keropos, meninggalkan kesan mistis sekaligus berbahaya bagi anak-anak yang kerap berlari di sekitarnya.
​Ironisnya, di tengah kondisi yang teramat mengenaskan ini, Stadion Padang Panjang tetap menjadi satu-satunya tempat bersandar bagi puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dan Askab PSSI Bengkulu Selatan. Di atas rumput yang tak terawat, anak-anak kecil berlatih memburu mimpi menjadi pesepak bola profesional. Mereka terpaksa berakrobat di balik keterbatasan, menyaksi keretakan rumah olahraga mereka sendiri.
​”Kasihan kita lihatnya. Daerah lain mimpi punya stadion, kita yang sudah punya malah dibiarkan rusak. Kalau hujan, penonton pasti kehujanan karena atapnya sudah bolong semua,” tutur seorang pengunjung dengan nada kecewa saat ditemui di lokasi, Minggu (13/9/2026).
​Jeritan hati masyarakat dan insan olahraga kini tertuju pada Bupati serta DPRD Bengkulu Selatan. Sungguh sebuah kesedihan mendalam jika daerah lain sibuk membangun, sementara Bengkulu Selatan justru membiarkan aset berharga ini runtuh perlahan.
​Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bengkulu Selatan belum dapat dimintai keterangan terkait kepastian anggaran perbaikan maupun rencana renovasi stadion tersebut.(Tjm)

Baca Juga

Musorkab KONI Resmi Dibuka Bupati Lebong, Target Prestasi 2027 Disorot
Usia 23 Tahun, Dzaky Nahkodai KONI Kabupaten Lebong 2026-2030
Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik
Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun
Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa
Pilkades Serentak, Ratusan Calon Kades Sepakat Kondusif dan Demokrasi
​Respon Bupati Terkait Oknum Pejabat Lebong Berstatus Tersangka
Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari

Baca Juga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Musorkab KONI Resmi Dibuka Bupati Lebong, Target Prestasi 2027 Disorot

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Usia 23 Tahun, Dzaky Nahkodai KONI Kabupaten Lebong 2026-2030

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa

Berita Terbaru