Bupati Lebong Dampingi BMA Laksanakan Kedurai Agung Renah Sekalawi

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Musyawarah Adat dan Pemerintah Kabupaten Lebong gelar Kedurai Agung Renah Sekalawi

Badan Musyawarah Adat dan Pemerintah Kabupaten Lebong gelar Kedurai Agung Renah Sekalawi

fajarbengkulu, lebong,- Badan Musyawarah Adat dan Pemerintah Kabupaten Lebong gelar Kedurai Agung Renah Sekalawi, di Desa Tunggang, Kecamatan Pinang Belapis, Bupati Lebong mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai luhur Kedurai Agung sebagai landasan dalam mendorong kemajuan daerah, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang mengancam wilayah Kabupaten Lebong. jumat (04/6/2026)

Hal itu disampaikan Bupati dalam sambutannya pada perayaan Kedurai Agung. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelimpahan hasil bumi, ketenteraman, dan keharmonisan hidup masyarakat di tanah Swarang Patang Stumang.

“Saya menyambut baik kegiatan seperti ini dan saya juga menyinggung bahwa di daerah Semlako atau Bingin Kuning itu ada juga membuang apem.Nah itu mungkin masuk dalam agenda  tahunan budaya kita termasuk hari ini, “ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Lebong tidak akan tercapai secara optimal tanpa adanya persatuan, kerja keras, dan sinergi yang kuat antara pemerintah, pemangku adat, serta seluruh lapisan masyarakat.

Di tengah semangat pembangunan, Bupati mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan tantangan alam yang dihadapi daerah tersebut. Secara geografis, Kabupaten Lebong memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap bencana banjir dan tanah longsor.

Badan Musyawarah Adat dan Pemerintah Kabupaten Lebong gelar Kedurai Agung Renah Sekalawi

Karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Masyarakat juga diminta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak merusak hutan, tidak membuang sampah ke aliran sungai, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong membersihkan lingkungan di desa-desa.

“Antisipasi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah terus berupaya melakukan langkah mitigasi dan penanganan infrastruktur, namun keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada kepedulian dan kesadaran kolektif masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pelestarian adat dan budaya Rejang di tengah pesatnya perkembangan zaman. Menurutnya, modernisasi dan globalisasi berpotensi mengikis identitas budaya apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan adat budaya Rejang agar tetap hidup dan mengakar kuat di kalangan generasi muda. Bupati menegaskan bahwa adat bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga menjadi kompas moral bagi masa depan masyarakat Lebong.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat eksistensi adat melalui pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Adat Kabupaten Lebong. Saat ini, pemerintah daerah bersama Badan Musyawarah Adat (BMA) tengah merumuskan regulasi yang akan menjadi payung hukum bagi hukum adat, sanksi adat, serta pelestarian budaya Rejang.

Menurutnya, kehadiran Perda Adat akan menjadi tonggak penting dalam menjaga karakter masyarakat Lebong agar tetap bermartabat, religius, dan berbudaya. Untuk itu, ia meminta dukungan penuh dari DPRD, para tokoh adat, dan seluruh masyarakat agar proses pembahasan hingga pengesahan Perda Adat dapat segera terwujud.(Act)

Baca Juga

Pemdes Talang Liak I Salurkan BLT-DD Untuk 6 Bulan
Polres Bengkulu Selatan Gelar Press Release, Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal
Respon Cepat Pemkab Lebong Atasi Kerusakan Infrastruktur Banjir
Pemdes Pyang Mbik Salurkan BLT DD kepada 13 Keluarga Penerima Manfaat
Kapolda Bengkulu Laksanakan Peninjauan dan Pengecekan Personel serta Sarana Prasarana di Mapolda Bengkulu
IGD RSUD Lebong Tingkatkan Kualitas dan Kedisiplinan Pelayanan Medis
Polda Bengkulu Pastikan Penanganan Dugaan Ancaman Wartawan Dilakukan Profesional
Petani Lebong Tengah Akhiri Hidupnya di Atap Dapur

Baca Juga

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:59 WIB

Pemdes Talang Liak I Salurkan BLT-DD Untuk 6 Bulan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:15 WIB

Polres Bengkulu Selatan Gelar Press Release, Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Respon Cepat Pemkab Lebong Atasi Kerusakan Infrastruktur Banjir

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

Bupati Lebong Dampingi BMA Laksanakan Kedurai Agung Renah Sekalawi

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:54 WIB

Kapolda Bengkulu Laksanakan Peninjauan dan Pengecekan Personel serta Sarana Prasarana di Mapolda Bengkulu

Berita Terbaru

Daerah

Pemdes Talang Liak I Salurkan BLT-DD Untuk 6 Bulan

Rabu, 10 Jun 2026 - 10:59 WIB

SPBU

Nasional

Berdalih Sesuai Regulasi, Harga Pertamax Naik Rp16ribuan

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:59 WIB