Bupati Lebong Tengahi Terkait Kepanitiaan Pilkades Yang Mundur

Jumat, 12 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, Lebong – Bertempat di Aula Bappeda Lebong pada hari Jum’at (12/11) Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDSos) melaksanakan koordinasi serta pembahasan penindaklanjutan atas pengunduran diri beberapa panitia Pilkades.

Memang terpantau beberapa hari ini 10 dari panitia pemilihan kepala desa yang dipilih BPD (Badan permusyawaratan Desa) berbondong bondong serta perwakilanya berorasi di depan kantor PMDSos dan menyatakan sikap yaitu mengundurkan diri dari kepanitian pilkades.

Kemudian hanya 3 kepanitian desa yang mengajukan pengunduran tertulis, tetapi 5  lainnya mengajukan secara lisan, bahkan hanya melalui pesan singkat WhatsApp, anehnya lagi mereka menyampaikan di dinas PMDSos bukan melalui BPD yang mengeluarkan SK kepanitiaannya.

Bupati Lebong Kopli Ansori menjelaskan bahwa dengan adanya pengunduran panitia ini menjadi polemik dalam pilkades karena kurangnya koordinasi.

Masalah yang terjadi terkait undur diri dari panitia seyogyanya dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa) atau pemdes lebih terbuka serta berkoordinasi sebelum penunjukan petugas panitia pilkades.

“Yang ngangkat panitia itukan bukan PMDSos, seharusnya mereka (mantan panitia, red) yang berkoordinasi dengan BPD setempat,” tegas Kopli.

Kedepanya agar seluruh pemerintahan dari desa kecamatan lebih bersinergi dan berkoordinasi untuk lancarnya pilkades di akhir tahun 2021 ini.

“Nantinya lebih bersinergi serta dipererat koordinasi agar lancarnya kegiatan pilkades,” jelas Bupati.

Kemudian plt Kepala PMDSos Lebong Hartoni juga juga lebih menekankan untuk pada hari ini pembentukan kepanitian baru bagi panitia desa yang mundur. Apabila semua unsur masyarakat tidak ada yang bersedia mengemban tugas sebagai panitia Pilkades bisa diambil alih oleh perangkat desa, linmas dan TNI polri yang nantinya berjalan  sesuai dengan regulasi.

“Kita harapkan untuk segera mengganti kepanitiaan yang mundur, agar lancarnya tahapan-tahapan selanjutnya,” ujar Hartoni.

Selain Bupati Lebong, turut pula Wakil bupati Lebong, Drs Fahrurrozi, M.Pd, Sekda Lebong, Kasi Intel Kejari, perwakilan Polres Lebong, plt Kepala PMDSos, Camat dan pjs Kepala Desa yang akan melaksanakan pilkades. (Act)

Baca Juga

Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik
Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun
Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa
Pilkades Serentak, Ratusan Calon Kades Sepakat Kondusif dan Demokrasi
​Respon Bupati Terkait Oknum Pejabat Lebong Berstatus Tersangka
Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Lebong dan Insan Pers Tebar Kebaikan Lewat Donor Darah
Peringati Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Polres Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan Ke Rumah Quran Hidayatullah

Baca Juga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Kolaborasi Birokrasi dan Jiwa UMKM, Bekal Nurul Huda Bawa Sukabumi Lebih Baik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Berbekal Bukti Cermin dan Lainnya, Mantan Pejabat Lebong Terancam Kurungan 12 Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Terkait Dugaan Korupsi DD Desa Suka Bandung TA 2022-2023, Unit Tipikor Satreskrim Polres BS Geledah Kantor Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Pilkades Serentak, Ratusan Calon Kades Sepakat Kondusif dan Demokrasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:31 WIB

​Respon Bupati Terkait Oknum Pejabat Lebong Berstatus Tersangka

Berita Terbaru