fajarbengkulu, Lebong – Kecelakaan kerja terjadi pada seorang Penambang emas tradisional yang mengakibatkan hilangnya nyawa, di lokasi goa cap martil yang berlokasi di Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Kamis, (12/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB siang.
Korban diketahui bernama Komarudin alias Takim (33), yang berdomisili di Dusun III Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara.
Berdasarkan data identitas, korban tercatat beralamat KTP di Desa Bangun Joyo, Surolangun, Provinsi Jambi, dan sehari-hari bekerja sebagai pekerja swasta.
Salah seorang saksi menuturkan, kecelakaan terjadi saat korban sedang mencari bahan batu emas di lubang tambang cap martil (glosoran). Korban diketahui bekerja seorang diri dan tidak dalam kelompok ketika peristiwa tersebut terjadi.
Saksi dilokasi yaitu Ali dan Ansory alias Unyil, yang sama-sama merupakan pekerja tambang tradisional asal Desa Tunggang, menjelaskan bahwa sebelum kejadian terdengar suara gemuruh yang diduga berasal dari runtuhan batuan dan tanah di dalam lubang tambang. Mendengar suara tersebut, para pekerja lain segera mendatangi lokasi.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dan tertimpa runtuhan batu serta tanah, serta sudah tidak sadarkan diri,” ujar Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SIK melalui Kapolsek Lebong Utara, Iptu M. Miko.
Korban kemudian dievakuasi oleh rekan-rekannya dan langsung dibawa ke RSUD Ujung Tanjung Lebong untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, akibat luka berat yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Lebong,” tutupnya.(Act)













