Bambang ASB Evaluasi P3K Maladministrasi Era Kepemimpinan Kopli-Fahrurrozi

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Bambang ASB Evaluasi Kelulusan PPPK Maladministrasi

Wabup Bambang ASB Evaluasi Kelulusan PPPK Maladministrasi

fajarbengkulu, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong sepertinya sangat serius dalam evaluasi kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) tahap I atau saat era pemerintahan Kopli Ansori- Fahrurrozi.

Untuk membongkar dugaan adanya maladministrasi penerimaan PPPK, Tim Evaluasi yang dipimpin langsung Wakil Bupati Lebong Bambang ASB S.Sos M.Si, akan melakukan verifikasi faktual, terkait seluruh dokumen PPPK yang sudah dinyatakan lulus.

Ditegaskan juga bahwa Wabup Bambang juga mengakui sudah mengantongi, sejumlah nama dari laporan masyarakat langsung kepadanya.

Bambang ASB yang juga selaku Ketua Tim Evaluasi PPPK, memastikan jika ada peserta yang terbukti melakukan kecurangan dan tidak sesuai mekanisme, maka kelulusan PPPK-nya akan dieliminasi. Bambang juga sempat menyebutkan, dirinya sudah mengantongi beberapa nama yang dilaporkan masyarakat. Namun harus dikroscek dokumennya terlebih dahulu.

“Tunggu waktunya!, semua itu sedang berproses. Tapi data-data itu (Indikasi Maladministrasi,red) sudah ada yang masuk ke saya,” terang Wabup Bambang saat ditemui di ruangannya, Senin (5/5/2025) siang.

Ia juga menerangkan bahwa peserta PPPK yang sudah dinyatakan lulus tahap I. Karena dalam persyaratannya PPPK itu ada dua, yakni syarat administratif dan syarat non administratif.

“Salah satunya adalah bahwa di dalam ketentuan PPPK itu, termasuk tidak boleh ikut berpolitik praktis misalnya. Itu kan salah satunya jadi ada dua aspek nanti yang akan kita tinjau, tapi yang pokok adalah persyaratan administratif,” terangnya.

Bambang menyampaikan apabila yang baru diterimanya hanya data nama saja, maka ia sudah menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, untuk mengumpulkan seluruh dokumen administratif, yang menjadi dasar persyaratan peserta yang sudah lulus mengikuti seleksi PPPK.

Tentunya dokumen administrasi tersebut, sambungnya, akan diketahui apakah persyaratannya sudah lengkap, seperti slip gaji dan absensi masing-masing PPPK yang lulus. Dokumen tersebut membuktikan bahwa peserta yang bersangkutan, memang pernah mengabdi sebagai tenaga honorer yang terdaftar di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong.

Bambang juga menyakini pihak OPD terkait, tidak akan berani memalsukan data administrasi. Misalnya absensi, saat ini sudah dilakukan secara online, sehingga sulit untuk direkayasa. Demikian pula dengan daftar gaji, semuanya saat ini memiliki bukti transfer bukan dibayar secara tunai.

“Misalnya daftar gaji, kemudian absensi, dimana dokumen-dokumen itu yang akan membuktikan bahwa si A, si B, si C, sebelum ikut proses seleksi PPPK benar-benar adalah orang-orang yang ikut honor atau honorer yang terdaftar di Pemda Kabupaten Lebong,” bebernya.

Secara keseluruhan OPD, lanjutnya, akan diperiksa secara detil, evaluasi PPPK tahap I ini akan dimulai terlebih dahulu kepada OPD terbanyak yang menerima PPPK. Meliputi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan, bahwa proses rekrutmen PPPK di Pemkab Lebong sudah berjalan secara adil dan transparan.

Diakui Bambang, dalam seleksi PPPK tahap I terdapat ketimpangan dalam pendataan tenaga honorer. Hal tersebut terlihat adanya tenaga honorer yang telah mengabdi selama belasan tahun namun namanya tidak msuk dalam database. Sementara, ada peserta yang tidak pernah bekerja, maupun sebagai honorer tetapi bisa lulus seleksi.

“Tujuannya agar proses penerimaan, mulai dari seleksi hingga penetapan SK, benar-benar dilakukan secara fair,” tutupnya.(**)

Baca Juga

Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026
Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi
Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda
Ops Pekat Nala 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Rilis dan Penghancuran Barang Bukti
Akhir Safari Ramadan 2026, Bupati Azhari Sambangi Masjid At Taqwa Talang Donok I
Polres Lebong Ajak Awak Media Buka Puasa
HUT Kabupaten BS Ke 77 Tahun 2026, Umur Boleh Tua Semangat Tetap 45
Imbangan Ops Pekat Nala 2026, Polsek Kota Manna Sita Ratusan Botol Miras dan Petasan Berdaya Ledak Tinggi

Baca Juga

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:16 WIB

Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 15:55 WIB

Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi

Senin, 16 Maret 2026 - 13:48 WIB

Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:19 WIB

Ops Pekat Nala 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Rilis dan Penghancuran Barang Bukti

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:52 WIB

Akhir Safari Ramadan 2026, Bupati Azhari Sambangi Masjid At Taqwa Talang Donok I

Berita Terbaru