Kedatangan Wagub Bengkulu Disambut Kopli Ansori dan Fahrurrozi, Upaya Menekan Angka Kemisikinan di Lebong

Rabu, 24 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fajarbengkulu, lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd menerima kedatangan Wakil Gubernur Bengkulu DR. E. H Rosjonsyah SIP MSi, rabu (24/08/2022) di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong.

Kedatangan Wagub Bengkulu yaitu kunjungan kerja selaku Ketua Kerja Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Bengkulu. Sekira pukul 09.30 WIB tiba di kantor Bappeda disambut dengan tarian adat Rejang.

Kunjungan Wagub juga diiringi oleh segenap pejabat eselon di lingkup Pemkab Lebong. Mulai dari Sekretaris Daerah H Mustarani Abidin SH M.Si, perwakilan Polres Lebong, Pabung Rejang Lebong, Staff Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD dan pejabat eselon III hingga IV, Camat dan tamu undangan lainnya.

Pada saat kata sambutan Bupati Lebong Kopli Ansori menyampaikan agar dapat terlaksananya percepatan pengetasan kemisikinan jelas didukung oleh semua pihak, termasuk dari segala lini, pemerintahan dan petugas dilapangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Lebong pada 2020 yakni 11,85 persen. Pada tahun 2021 naik menjadi menjadi 12 persen. Sementara, jumlah penduduk miskin ada sebanyak 13.970 jiwa. Dalam kesempatan itu, ia juga meminta dukungan penuh dari Pemprov Bengkulu dalam upaya Pemkab Lebong menanggulangi kemiskinan

“Adanya perubahan grafik angka kemiskinan ini, salah satunya disebabkan wabah Pandemi Covid-19, kita akan lakukan pembenahan apalagi didukung penuh oleh pemerintahan Provinsi” terang Kopli.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Wabup yang hadir pada hari ini sebagai bukti komitmen keduanya untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Lebong,” ungkap Rosjonsyah selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Bengkulu saat dikonfirmasi awak media di depan Aula Bappeda.

Wakil Gubernur juga memberikan pemaparan dengan menyampaikan sedikitnya dua strategi dalam mengentaskan kemiskinan. Pertama, mendirikan pos sosial masyarakat sebagai tempat pengaduan secara online. Kedua, membentuk tim di tingkat desa yang unsurnya terdiri dari kades, Bhabin Kamtibmas dan Babinsa.

“Pendataan warga sangat penting, mana yang benar-benar layak menerima bantuan dari pemerintah. Seperti PKH (Program Keluarga Harapan) ataupun BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), jadi jangan sampai salah sasaran,” ungkap Rosjonsyah

Ia juga menekankan bahwa akurasi data penerima bantuan sangatlah penting. Seberapa pun banyak bantuan dari pemerintah, kalau tidak tepat sasaran, maka misi pemerintah untuk mengangkat warga dari garis kemiskinan akan sulit terlaksana.

“Yang jelas dari data statistik dan pendataan nanti akan diketahui berapa banyak yang mendapatkan bantuan serta terarah,” demikian Wagub. (Act)

Baca Juga

Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Lebong dan Insan Pers Tebar Kebaikan Lewat Donor Darah
Peringati Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Polres Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan Ke Rumah Quran Hidayatullah
Polres Lebong Tahan Oknum Pejabat Selama 20 Hari
Masuk Tahap ‘Dik’, Siapa Oknum Pejabat yang Bakal Terseret Jadi Tersangka?
Luar Biasa! Sepanjang Januari – Oktober 2026, Sat Resnarkoba Polres BS Berhasil Amankan 569 Paket Sabu Dan Ganja
Sudah Puluhan Tahun Mengabdi, PPPK BS Paruh Waktu Berharap Jadi Penuh Waktu
Woww! Nasib Pemdes Padang Siring Di Ujung Tanduk, Wajib Kembalikan TGR Sebesar 515 Juta

Baca Juga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kerugian Negara Capai Rp433 Juta, Mantan Kades Sebelat Ulu Diberi Waktu 60 Hari

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Lebong dan Insan Pers Tebar Kebaikan Lewat Donor Darah

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Peringati Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Polres Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan Ke Rumah Quran Hidayatullah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Polres Lebong Tahan Oknum Pejabat Selama 20 Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Masuk Tahap ‘Dik’, Siapa Oknum Pejabat yang Bakal Terseret Jadi Tersangka?

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Polres Lebong Tahan Oknum Pejabat Selama 20 Hari

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:54 WIB