Sekretaris PWI Lebong Dinilai Langgar PD-PRT, Tunggu Petunjuk PWI Provinsi

Jumat, 24 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

fajarbengkulu, lebong – Sekretaris PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Lebong periode 2021-2024, Dwi Nopianto, dicopot dari jabatannya. Pria yang sudah menjabat 2 periode sebagai sekretaris dalam pengurusan PWI Lebong ini dinilai telah melanggar (Peraturan Dasar Peraturan Rumah Tangga) PWI yang melarang pengurus PWI rangkap jabatan sebagai pengurus partai politik dan organisasi terafiliasi serta lembaga pemerintah. Pada 31 Januari lalu, Dwi dilantik oleh Bupati Lebong sebagai manajer pemasaran di Perusahaan Daerah (Perumda) Perberasan milik Pemerintah Kabupaten Lebong.

Ketua PWI Lebong, Muharista Delda, dalam press rilisnya Jumat (24/2/2023) siang menyampaikan, untuk menjadi pengurus PWI ada beberapa ketentuan yang harus dipatuhi yang diatur dalam PD-PRT PWI. Salah satunya tidak boleh rangkap jabatan pada organisasi lain apalagi organisasi politik dan organisasi terafiliasi serta lembaga pemerintah. Hal itu, jelasnya, berpotensi akan menciderai netralitas wartawan dalam menulis berita karena akan menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas utama wartawan yang harus mengabdi pada kebenaran dan kepentingan publik.
“Dia kita copot karena sudah tidak lagi memenuhi syarat. PWI adalah organisasi profesi yang benar-benar harus menjaga independensi wartawan dalam menjalankan kegiatan jurnalistik,” jelasnya.

Lanjutnya, setiap warga negara berhak untuk menjadi apa saja tapi tentu harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini, jelasnya lagi, Dwi telah memilih untuk bergabung dan menjabat di perusahaan “plat merah” milik Pemerintah Kabupaten Lebong. Secara pribadi hal itu tidak salah dan sah-sah saja. Tapi secara organisasi tentu ada regulasi mengikat yang harus dipatuhi bagi setiap anggota, konsekuensinya mundur atau dicopot. Selain itu, dia pun sangat menyayangkan akan sikap Dwi sebagai sekretaris PWI yang tidak pernah melakukan koordinasi kepada organisasi saat memutuskan untuk bergabung dan menjabat sebagai manajer perusahaan plat merah itu, bahkan hingga hari ini pun yang bersangkutan daikuinya belum memberikan klarifikasi.

“Berdasarkan petunjuk dari PWI Provinsi malam tadi kita menggelar rapat dan sepakat untuk mencopot jabatan Dwi sebagai sekretaris PWI Lebong, dan hasil rapat akan segera kita kirim ke PWI Provinsi untuk diproses,” ujarnya.(rls)

Baca Juga

Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026
Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi
Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda
Ops Pekat Nala 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Rilis dan Penghancuran Barang Bukti
Akhir Safari Ramadan 2026, Bupati Azhari Sambangi Masjid At Taqwa Talang Donok I
Polres Lebong Ajak Awak Media Buka Puasa
HUT Kabupaten BS Ke 77 Tahun 2026, Umur Boleh Tua Semangat Tetap 45

Baca Juga

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:14 WIB

Bhayangkari Bengkulu Selatan Dukung Ops Ketupat Nala 2026, Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:16 WIB

Peduli Kenyamanan Pemudik, Polsek Kota Manna Sediakan Rest Area Untuk Pemudik Idul Fitri Tahun 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 15:55 WIB

Tekan Stunting, Wabup Bambang Yakinkan Program Selalu Berintegrasi

Senin, 16 Maret 2026 - 13:48 WIB

Tidak Dipungut Biaya, Pemkab Lebong Buka Penjaringan Posisi Kadis dan Sekda

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:19 WIB

Ops Pekat Nala 2026, Polres Bengkulu Selatan Gelar Rilis dan Penghancuran Barang Bukti

Berita Terbaru