fajarbengkulu, BENGKULU SELATAN (BS) – Pemkab BS resmi memasuki babak baru dalam penataan birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan. Bupati BS H. Rifai Tajuddin, S.Sos secara langsung melantik dan mengambil sumpah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) serta, tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) definitif pada Senin 12 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Susmanto MM dilantik sebagai Sekda menggantikan posis Sukarni Dunip yang selama ini menduduki jabatan tertinggi ASN di Bumi Sekundang Setungguan.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati BS sekitar pukul 08.00 WIB. Sejak pagi, suasana kantor pemerintahan tampak lebih ramai dari biasanya.
Sejumlah pejabat, ASN, serta tamu undangan hadir untuk menyaksikan agenda penting yang menjadi penanda dimulainya fase baru roda pemerintahan daerah.
Seluruh pejabat yang dilantik tampil rapi dan formal mengenakan setelan jas lengkap dengan dasi serta sepatu hitam, mencerminkan kesiapan mereka mengemban tanggung jawab besar di posisi strategis masing-masing. Pelantikan berjalan tertib dan lancar tanpa kendala berarti.

Dalam pelantikan tersebut, jabatan Sekretaris Daerah definitif resmi diemban oleh Susmanto. Sementara itu, tujuh kepala dinas yang dilantik terdiri dari Lusi Wijaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Iwan Darmawan sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Windri sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dwi Prian Dona sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Nengsi Affrianti sebagai Kepala Dinas Perikanan, serta Budi Saputra yang dipercaya memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP).
Dalam sambutannya, Bupati H. Rifa’i Tajudin menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas.
“Saya ucapkan selamat kepada Sekda dan para kepala dinas yang hari ini resmi dilantik. Ini bukan sekadar promosi jabatan, tetapi kepercayaan yang harus dibuktikan dengan kerja nyata,” tegas Bupati. (Tjm)













